Pemkab Berau Jadikan Tokoh Adat ‘Kompas Moral’ Jaga Kerukunan

oleh -1,851 views
GELAR Silaturahmi Bersama Tokoh Adat, Pemkab Berau Harapkan Dapat Menjadi Kompas Dalam Masyarakat. foto Toni Arman Dimensinews.id

TANJUNG REDEB, DIMENSINEWS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menggelar silaturahmi dengan tokoh adat dan kearifan lokal. Acara yang bertujuan menjaga kerukunan antar suku dan masyarakat ini diselenggarakan pada Sabtu (22/11/2025) di Hotel Grand Parama, Tanjung Redeb.

Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, M. Hendratno, yang mewakili Wakil Bupati Berau Gamalis, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya Pemkab dalam menyatukan hikmah kearifan lokal dengan arah pembangunan daerah.

“Identitas jati diri Kabupaten Berau dibangun dari keberagaman suku, budaya, adat istiadat, serta nilai-nilai kearifan lokal yang diwariskan secara turun temurun,” ujar Hendratno.

Tokoh Adat sebagai Kompas Moral

Hendratno menekankan bahwa Kabupaten Berau dihuni oleh beragam suku, agama, dan budaya, yang mana perbedaan tersebut dimaknai sebagai rahmat yang memperkuat tali persaudaraan. Namun, di tengah perkembangan zaman, peran tokoh adat menjadi semakin strategis.

“Peran tokoh adat semakin penting dan strategis, yaitu sebagai kompas moral dalam masyarakat,” jelasnya.

Sebagai kompas moral, tokoh adat diharapkan dapat menjaga harmoni sosial, memperkuat karakter masyarakat, menjadi teladan, serta mewujudkan perdamaian, persatuan, dan kesatuan.

“Oleh karena itu, Pemkab Berau berkomitmen secara kuat untuk senantiasa melindungi masyarakat adat dan mendukung pelestarian adat budaya lokal,” ungkapnya.

Hendratno menegaskan, Kesbangpol Berau akan terus melaksanakan kegiatan pembinaan pada organisasi kemasyarakatan demi menciptakan masyarakat yang rukun dan harmonis. Ia menyadari bahwa lingkungan yang kondusif adalah kunci keberhasilan pembangunan.

“Namun, kita tidak dapat bekerja sendiri-sendiri, kami sangat membutuhkan dukungan dari semua tokoh adat, tokoh masyarakat, agar Kabupaten Berau menjadi rumah bagi semuanya, dan saling menghargai serta saling menghormati,” katanya.

Ia pun mengajak para tokoh adat untuk tanpa henti menjadi penyangga kedamaian dan persatuan, sekaligus mitra Pemerintah daerah agar pembangunan berjalan selaras dengan nilai-nilai budaya dan moral.

“Saya berharap kepada Bapak Ibu sekalian para tokoh adat yang kami hormati dan suaranya didengar oleh masyarakat untuk dapat menyampaikan pesan-pesan damai, pesan-pesan toleransi, menjadi tempat dialog, dan musyawarah yang inklusif,” tuturnya.

Pemkab Berau sangat mengharapkan masukan, kritik, dan harapan pembangunan dari tokoh adat untuk mewujudkan Berau yang aman dan sejahtera.

“Mari kita wariskan kepada generasi muda, keberagaman bukan ancaman, melainkan kekuatan terbesar yang kita miliki,” tutup Hendratno, berharap silaturahmi ini menjadi awal yang lebih baik bagi kolaborasi strategis antara pemerintah dan lembaga adat.

(adv/pem25*/ton/hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.