Pemprov Kaltim Pacu Realisasi APBD 2025, Sektor Pendidikan dan Kesehatan jadi Prioritas

oleh -317 views
Irhamsyah

SAMARINDA, DIMENSINEWS — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) terus mendorong percepatan realisasi APBD 2025, terutama pada sektor-sektor wajib seperti pendidikan dan kesehatan.

Kepala Biro Administrasi Pembangunan Adbang) Setda Provinsi Kaltim, Irhamsyah, menegaskan bahwa pembangunan pada sektor mandatory tersebut tetap berjalan sesuai prioritas.

Ia menjelaskan bahwa capaian realisasi anggaran tahun ini masih bergerak dinamis. Jika pada periode yang sama tahun 2024 realisasi mencapai sekitar 74 persen, maka tahun 2025 posisi sementara berada di kisaran 67–70 persen. Meski begitu, ia optimistis target dapat terpenuhi.

“Kita optimis bisa mengejar target. Mudah-mudahan realisasi APBD bisa terkejar. Ini terus kita hitung berjalan, kami belum bisa memberikan angka pastinya, tetapi Desember nanti baru bisa kita ketahui secara pasti,” ujar Irhamsyah saat diwawancarai awak media di Samarinda, belum lama ini.

Ia menambahkan bahwa keberadaan APBD perubahan juga memengaruhi pergerakan realisasi keuangan. Sejumlah kegiatan mengalami pergeseran dan terdapat pula pekerjaan yang belum dilakukan pembayaran, sehingga berdampak pada total serapan anggaran.

“Proses awal dari perubahan itu yang harus kita usahakan. Tapi dalam perjalanan tentu ada kendala terkait anggaran perubahan ini. Kemarin kita memasuki masa transisi kepemimpinan, Insya Allah di 2026 kita pastikan berjalan sesuai jadwal sehingga di triwulan kedua kita bisa mempercepat realisasi anggaran,” jelasnya.

Irhamsyah menyebut bahwa setiap minggu Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, melakukan briefing untuk memantau perkembangan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Evaluasi rutin ini mencakup realisasi pembangunan fisik maupun penyerapan anggaran hingga memasuki triwulan IV tahun ini.

“Menjelang akhir bulan ini memang kita masih ada deviasi minus jika dibandingkan 2024. Beberapa kendala muncul, terutama masa transisi visi misi kepala daerah dan beberapa kali efisiensi. Ini menjadi tantangan bagi OPD dalam melaksanakan realisasi keuangan,” tambahnya.

Kendati demikian, pihaknya menegaskan bahwa pemerintah tetap berkomitmen menyelesaikan seluruh program prioritas hingga akhir tahun, khususnya kegiatan yang berkaitan dengan visi misi kepala daerah, termasuk program GratisPol dan JosPol.

“Kami tetap optimis kegiatan-kegiatan bisa dituntaskan sampai akhir,” tutup Irhamsyah.(ADV/DISKOMINFO KALTIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.