Bidik Prestasi di Semarang 2026, Pemprov Kaltim Siapkan Bonus bagi Kafilah Berprestasi

oleh -254 views

SAMARINDA, DIMENSINEWS – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) tidak ingin main-main dalam menghadapi Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Nasional ke-31 yang akan dihelat di Semarang, Jawa Tengah, Oktober 2026 mendatang.

Sebagai bentuk keseriusan, Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kaltim memulai persiapan satu tahun lebih awal dengan menggelar Training Center (TC) Tahap I.

Kegiatan yang dipusatkan di Asrama Haji Batakan, Balikpapan, ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kaltim sekaligus Ketua Umum LPTQ Kaltim, Sri Wahyuni, pada Minggu (23/11/2025).

Dalam sambutannya, Sri Wahyuni menegaskan komitmen pemerintah provinsi untuk mendukung penuh para duta Al-Qur’an Kaltim. Tidak hanya dukungan fasilitas pelatihan dengan pelatih berstandar nasional, pemerintah juga menjanjikan apresiasi nyata.

“Pemerintah Provinsi akan memberikan reward terhadap para peserta yang berhasil meraih prestasi,” tegas Sri Wahyuni di hadapan para peserta dan pelatih.

Ia juga memberikan apresiasi tinggi terhadap kolaborasi pelatih nasional dan pelatih daerah yang memiliki kapasitas mumpuni sebagai hakim nasional dalam menggembleng para peserta.

Dukungan penuh ini juga terlihat dari hadirnya jajaran pejabat teras LPTQ dan Pemprov Kaltim, termasuk Ketua Harian LPTQ M. Syirajuddin, serta para Ketua LPTQ dari berbagai Kabupaten/Kota se-Kaltim yang turut hadir memberikan motivasi. TC Tahap I ini akan berlangsung hingga 26 November 2025 sebagai langkah awal menyusun kekuatan kafilah Kaltim menuju pentas nasional.

Dasmiah, selaku Ketua Panitia Penyelenggara, yang juga sebagai Wakil Ketua II LPTQ Kaltim, dan sehari-hari menjabat sebagai Kepala Biro Kesra Kantor Gubernur Kaltim dalam kaporannya menyampaikan, ada 174 peserta yang dipanggil mengikuti TC Tahap pertama ini.

“Sebenarnya ini masih tahap seleksi. Selain dilakukan secara offline, pada tahap kedua dan ketiga dilakukan secara online. Selanjutnya pada tahap ke-empat dilakukan seleksi lagi secara offline. Pada tahap ke-4 akan diketahui siapa-siapa yang akan terpilih menjadi Kafilah Kaltim,” tutur Dasmiah.

Koordinator pelatih, Hajarul Akbar menyampaikan pentingnya peserta mengikuti seleksi maupun TC ini dengan sungguh-sungguh.

“Tidak ada prestasi yang diperoleh secara instan. Kalau kita ingin meraih sebuah prestasi, harus ada pengorbanan”, pungkas Ustadz Akbar.(ADV/DISKOMINFO KALTIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.