Pemprov Kaltim Perkuat Satgas Gaspol Pendidikan untuk Pastikan Bantuan Gratispol Tepat Sasaran

oleh -182 views
Dasmiah

SAMARINDA, DIMENSINEWS – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur meningkatkan peran Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Gaspol Pendidikan di berbagai perguruan tinggi guna memastikan bantuan biaya pendidikan Gratis Pendidikan Berkelanjutan (Gratispol) tersalurkan tanpa kendala. Langkah ini diambil meski pemerintah telah mencairkan dana bantuan sekitar Rp20 miliar kepada mahasiswa.

Penguatan satgas dilakukan setelah evaluasi menemukan sejumlah hambatan teknis, terutama terkait kelengkapan data mahasiswa yang menjadi dasar verifikasi. Pemerintah menilai tanpa pendampingan di tingkat kampus, potensi keterlambatan pencairan dapat kembali terjadi meskipun anggaran telah tersedia.

Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Kaltim, Dasmiah, menyampaikan bahwa satgas kini difokuskan untuk mempercepat pemadanan data, membantu perguruan tinggi menyelesaikan persoalan administrasi, serta memastikan distribusi bantuan berjalan tertib.

“Penguatan satgas diperlukan agar proses distribusi bantuan berjalan semakin tertib dan akurat. Mereka membantu pihak kampus dan mahasiswa dalam melengkapi seluruh data, terutama pengisian tautan Gaspol yang menjadi komponen penting pemadanan,” ujarnya.

Ia mengungkapkan bahwa keterlambatan pencairan sebelumnya terjadi karena sejumlah mahasiswa belum mengisi data pribadi di sistem Gaspol, padahal informasi tersebut penting untuk memastikan penerima merupakan warga Kaltim dan tidak sedang mengikuti program beasiswa lain.

Dalam pelaksanaannya, satgas yang ditempatkan di seluruh kampus memegang tiga tugas utama untuk mempercepat distribusi bantuan:

  1. Memastikan mahasiswa melengkapi data Gaspol
    Satgas mendampingi mahasiswa yang belum mengisi tautan Gaspol atau mengalami kendala dalam unggah dokumen dan memahami alur sistem.
  2. Menyelesaikan kendala teknis di perguruan tinggi
    Berbagai persoalan ditemukan di tingkat kampus, mulai dari rekening mahasiswa yang tidak aktif hingga data administrasi yang tidak sinkron.
  3. Mengawal verifikasi agar tidak terjadi penerimaan ganda
    Satgas memastikan bahwa seluruh penerima merupakan warga Kalimantan Timur dan tidak tercatat menerima bantuan pendidikan dari program lain.

“Dana bantuan sudah disalurkan oleh pemerintah. Namun masih ada temuan seperti rekening tidak aktif atau data yang belum sinkron. Satgas hadir untuk membantu menuntaskan persoalan tersebut,” kata Dasmiah.

Penguatan satgas ini diharapkan dapat mempercepat seluruh proses verifikasi dan pencairan sehingga manfaat Gratispol pendidikan dapat diterima mahasiswa secara lebih cepat, tertib, dan tepat sasaran.(ADV/DISKOMINFO KALTIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.