DPMPTSP Kaltim Perkuat Strategi Komunikasi Layanan Perizinan Lewat Forum Pengolahan Data dan Informasi

oleh -269 views
Fahmi Prima

SAMARINDA, DIMENSINEWS – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Kalimantan Timur menggelar Forum Pengolahan, Penyajian, dan Pemanfaatan Data dan Informasi Perizinan dan Nonperizinan sebagai upaya penyelarasan strategi komunikasi publik di seluruh kabupaten/kota. Kegiatan yang dihadiri pengelola media DPMPTSP daerah dan pranata humas ini digelar pada Selasa (25/11/2025).

Kepala DPMPTSP Kaltim, H. Fahmi Prima Laksana, menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi harus bermuara pada kemudahan layanan. Ia menilai akses perizinan saat ini semakin terbuka melalui OSS dan E-PTSP yang dapat digunakan masyarakat dari mana saja tanpa perlu mendatangi kantor pelayanan.

“Digitalisasi tidak hanya mempercepat proses, tetapi juga membuka ruang komunikasi yang lebih responsif. Layanan yang mudah dijangkau dinilai dapat meningkatkan kepercayaan publik. Intinya, teknologi harus membuat proses perizinan lebih sederhana dan semakin dekat dengan masyarakat,” ujarnya.

Dalam forum tersebut dipaparkan bahwa masyarakat kini lebih mengandalkan berbagai saluran daring untuk menyampaikan kebutuhan layanan. Sepanjang 2025, sejumlah pengaduan diterima melalui WhatsApp, menunjukkan perubahan pola komunikasi masyarakat menuju akses cepat dan praktis. DPMPTSP juga mencatat peningkatan tayangan konten Instagram yang mencapai lebih dari 150 ribu kali.

“DPMPTSP juga mencatat peningkatan signifikan tayangan konten informasi pada Instagram yang mencapai lebih dari 150 ribu kali. Data tersebut menguatkan peran media sosial sebagai jalur utama penyampaian informasi layanan,” jelas Fahmi.

Para narasumber dari akademisi dan industri digital turut memberikan pandangan. Dr. Silviana Purwanti dari Universitas Mulawarman menyampaikan bahwa tantangan utama perizinan bukan terletak pada sistem digital, melainkan bagaimana informasi disampaikan kepada publik. Menurutnya, komunikasi layanan harus jelas, terbuka, konsisten dan responsif, serta menghindari praktik yang terlalu teknis atau konten media sosial yang hanya berfokus pada dokumentasi kegiatan.

Sementara itu, Imanuel C. Lamoa dari Meta Indonesia menguraikan pentingnya keamanan digital bagi akun pemerintah serta strategi konten yang efektif. Ia menekankan penggunaan video pendek, format vertikal, elemen pemicu rasa penasaran, dan konten khas sebagai bagian dari 5 Creative Tactics, sekaligus mengingatkan perlunya autentikasi dua faktor, pengaturan privasi, dan moderasi komentar untuk menjaga kepercayaan publik.

Melalui forum ini, DPMPTSP Kaltim berharap seluruh peserta dapat menerapkan langkah konkret dalam penyederhanaan akses informasi dan peningkatan kualitas layanan. Dengan jumlah pengguna internet di Kaltim mencapai 5,5 juta jiwa dan lebih dari 3,4 juta di antaranya aktif di media sosial, strategi komunikasi publik yang adaptif dinilai krusial untuk memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap layanan pemerintahan.(ADV/DISKOMINFO KALTIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.