Sonny Muhlison Masich Ajarkan Teknik Gambar Mode, Penjahit Berau Diuji Bedah Desain Batik

oleh -296 views
DESAINER Sonny sedang mengajarkan teknik menggambar mode (fashion illustration) sebagai kunci untuk menciptakan desain bernilai tambah pada batik dan tenun khas Berau. foto Dekranasda Berau

TANJUNG REDEB, DIMENSINEWS – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Berau berupaya meningkatkan kualitas kerajinan lokal dengan menggelar Pelatihan Menjahit Desain Fashion intensif selama tiga hari, mulai 22 – 24 Nopember 2025 di Hotel Mercure. Pelatihan ini mendatangkan perancang busana ternama Indonesia, Sonny Muhlison Masich, dengan fokus utama mengajarkan teknik menggambar mode (fashion illustration) sebagai kunci untuk menciptakan desain bernilai tambah pada batik dan tenun khas Berau.

Sonny menjelaskan, ia mengajarkan cara menggambar mode yang berguna untuk mendapatkan gaya busana (looks & style). Menurutnya, banyak peserta baru menyadari betapa pentingnya keterampilan ini.

“Beberapa dari mereka baru tahu bahwa gambar mode itu bukan sekadar gaya-gayaan. Ternyata, itu sangat berpengaruh pada hasil akhir sebuah rancangan,” ungkap Sonny.

Desainer sekaligus Dosen Prodi Mode & Kriya Seni di Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Kesenian Jakarta (IKJ) ini menambahkan, saat menggambar, perancang bisa merasakan lembut atau kakunya bahan busana kala menentukan desain. Penjahit juga dibekali rujukan tren mode terbaru, serta cara mentransfer dan memperoleh ide-ide baru dalam desain.

Mengukur Kompetensi dan Refreshment Pola
Selain fashion illustration, pelatihan ini menghimpun penjahit tingkat mahir Berau untuk diuji sekaligus diberikan ilmu tambahan yang berbasis pada perkembangan desain busana kekinian tanpa meninggalkan kearifan lokal.

“Sistem pelatihan yang saya berikan baru sekadar refreshment, mengingatkan kembali hal-hal kecil seputar memilah pola dan menjahit berikut detailnya,” jelas Sonny.

Teknik baru yang kekinian dalam sistem menjahit dibuka dan dikurasi untuk mencapai standarisasi kompetensi. “Di sini, tujuannya adalah menakar dan mengukur kemampuan jahit para mahir di Berau,” tegasnya.

Tantangan Jangka Panjang: Mengolah Batik Berau
Sebagai tindak lanjut, peserta diberi tugas rumah (PR) membuat ilustrasi mode sebanyak mungkin. Mereka akan mendapatkan konsultasi rutin melalui grup WhatsApp selama empat bulan.

Puncak penugasan ini adalah peserta harus siap menjahit satu tampilan utuh gaun atau busana menggunakan bahan tenun dan batik khas Berau yang telah dibagikan. Karya tersebut wajib dipresentasikan kepada Sonny saat pertemuan empat bulan mendatang.
“Nanti akan bisa dilihat kemampuan mahir mereka sebatas apa dalam mewujudkan desain yang bernilai tambah,” pungkas Sonny.

(adv/kom25/hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.