Disbun Kaltim Perkuat Peran PIP untuk Tingkatkan Akurasi Data Harga Komoditas Perkebunan

oleh -265 views

SAMARINDA, DIMENSINEWS – Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur (Disbun Kaltim) menegaskan kembali pentingnya peran Petugas Informasi Pasar (PIP) dalam menyediakan data harga komoditas perkebunan yang akurat dan tepat waktu. Penguatan ini disampaikan melalui Pertemuan Teknis PIP yang digelar di Ruang Rapat Eselon I, Kedeputian Bidang Lingkungan Hidup & SDA, KIPP IKN, Penajam Paser Utara, Selasa (25/11/2025).

Pertemuan tersebut menjadi langkah strategis untuk menyelaraskan teknik pengumpulan harga komoditas sekaligus meningkatkan kompetensi PIP dari seluruh kabupaten/kota. Forum ini ditekankan sebagai bagian penting dalam mendukung kebijakan, percepatan hilirisasi, hingga menarik investasi sektor perkebunan.

Kegiatan dibuka oleh Plt Kepala Disbun Kaltim yang diwakili Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran, Taufiq Kurrahman. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya kualitas data yang dihasilkan para petugas.

“Data yang berkualitas adalah dasar lahirnya kebijakan yang efektif. Jika datanya kuat, maka keputusan yang diambil pemerintah juga akan semakin presisi,” ujar Taufiq.

Sebanyak 30 peserta hadir secara luring dan daring, memanfaatkan forum ini untuk membahas berbagai kendala teknis di lapangan. Mulai dari ketidaksinkronan metode pencatatan harga, perbedaan standar verifikasi data, hingga terbatasnya saluran distribusi informasi. Para PIP juga didorong tidak hanya melaporkan harga, namun memahami pola pergerakan dan dampaknya terhadap kesejahteraan petani.

Untuk memperkuat wawasan peserta, Disbun menghadirkan narasumber dari sejumlah lembaga. Elfy T. Risma Nainggolan dari Ditjen Perkebunan memaparkan materi terkait pengolahan data dan visualisasi pada aplikasi SIPASBUN. Sementara Vivi Azwa dari BPS Kaltim memberikan penjelasan tentang pemanfaatan data statistik untuk analisa pasar perkebunan.

Diskusi berlangsung dinamis, menghasilkan beberapa solusi teknis seperti penyatuan format pelaporan, optimalisasi SIPASBUN sebagai platform utama, serta penguatan jejaring komunikasi antar-PIP untuk mempercepat klarifikasi data.

Pada akhir sesi, peserta menyusun dokumen hasil Pertemuan PIP se-Kaltim Tahun 2025 yang memuat temuan utama, kesepakatan teknis, dan rekomendasi perbaikan. Dokumen tersebut ditandatangani perwakilan PIP dari kabupaten/kota sebagai bentuk komitmen meningkatkan mutu informasi harga komoditas.

Menutup kegiatan, Taufiq menegaskan bahwa peran PIP akan semakin strategis ke depan. Ia berharap petugas mampu beradaptasi dengan tuntutan industri yang berkembang.

“Harapan kami, PIP tidak sekadar menjalankan tugas administratif, tetapi berperan sebagai analis pasar yang mampu membaca dan memprediksi dinamika harga sehingga data yang dihasilkan benar-benar memberi manfaat nyata bagi petani, pelaku usaha, dan pemerintah,” tutupnya.(ADV/DISKOMINFO KALTIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.