GratisPol Pendidikan Kaltim Targetkan 20 Ribu Mahasiswa Baru Terima Bantuan UKT

oleh -577 views
Dasmiah

SAMARINDA, DIMENSINEWS – Program GratisPol Pendidikan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menegaskan komitmennya memperluas akses pendidikan tinggi dengan menargetkan lebih dari 20 ribu mahasiswa baru sebagai penerima bantuan pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT). Kebijakan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan partisipasi pendidikan tinggi dan kualitas sumber daya manusia di Kaltim.

Hingga saat ini, sekitar 15 ribu mahasiswa telah menerima transfer dana GratisPol UKT ke berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) maupun Perguruan Tinggi Swasta (PTS). Total penerima program diperkirakan mencapai 32 ribu mahasiswa, sebuah capaian besar yang menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam pemerataan pendidikan.

“Masih ada sekitar 4 ribu mahasiswa lainnya lagi akan menyusul,” ujar Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Kaltim, Dasmiah, Rabu (26/11/2025).

Ia menjelaskan bahwa pencairan bantuan berjalan sesuai jadwal yang ditetapkan, khususnya pada minggu pertama dan kedua November. Menurutnya, isu keterlambatan yang muncul dari pihak kampus bukan berasal dari kendala administrasi, melainkan ketidakhadiran dalam rapat koordinasi.

“Proses pencairan berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Tidak ada keterlambatan, kalau ada pihak kampus yang mengatakan terlambat itu biasanya karena ketidakhadiran mereka dalam rapat koordinasi. Jadi sebenarnya tepat waktu dan bukan karena kendala administratif,” jelas Dasmiah.

Validasi data menjadi titik krusial dalam pelaksanaan program. Pemerintah provinsi memastikan seluruh data mahasiswa dari PTN maupun PTS telah tersinkronisasi dengan dukungan Dukcapil dan dinas pendidikan setempat. Langkah ini dilakukan untuk menjamin setiap penerima manfaat benar-benar sesuai kriteria.

“Kami memastikan data mahasiswa lengkap dan valid, baik dari Perguruan Tinggi Negeri maupun Swasta, dengan dukungan data dari Dukcapil dan dinas pendidikan setempat. Hal ini untuk memastikan setiap mahasiswa yang berhak dapat menerima bantuan secara tepat sasaran,” ungkapnya.

Ia turut menegaskan bahwa penyaluran dana berlangsung transparan. Bahkan, pemerintah provinsi memastikan bahwa program GratisPol tidak terpengaruh oleh dinamika Transfer Keuangan Daerah (TKD).

“Kami ingin masyarakat yakin bantuan ini nyata dan bukan hoaks. Semua transfer sudah dilakukan, dan tidak ada pemotongan terkait TKD. Pak Gubernur telah memastikan bahwa TKD tidak mempengaruhi program GratisPol,” tegas Dasmiah.

Program ini tidak hanya ditujukan untuk membantu finansial mahasiswa, tetapi juga berperan dalam peningkatan kualitas pendidikan tinggi dan pemerataan kesempatan belajar. Dengan meningkatnya akses ke perguruan tinggi, indikator pembangunan seperti angka harapan lama sekolah dan kompetensi SDM diyakini akan ikut terdongkrak.

“Program ini merupakan upaya strategis pemerintah provinsi untuk meningkatkan angka partisipasi pendidikan, mulai dari tingkat sekolah hingga perguruan tinggi. Dengan meningkatnya jumlah mahasiswa yang dapat menempuh pendidikan tinggi, angka harapan lama sekolah dan kualitas SDM di Kaltim akan semakin meningkat,” ujarnya.

Sinergi lintas lembaga pun terus diperkuat. Biro Kesra, perguruan tinggi, serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim memastikan seluruh proses administrasi hingga pencairan dana berjalan tanpa tumpang tindih data maupun hambatan teknis.

“Kami juga mempersiapkan sistem pemantauan agar setiap mahasiswa yang belum terdaftar, misalnya karena pindah kampus atau baru diterima, dapat segera diverifikasi dan didaftarkan. Tujuannya agar semua mahasiswa yang berhak tetap memperoleh bantuan,” kata Dasmiah.

Lebih jauh, ia menilai bahwa bantuan UKT ini memberi dampak signifikan terhadap kelancaran studi mahasiswa. Dengan beban finansial yang berkurang, mahasiswa dapat lebih fokus meningkatkan kemampuan akademik dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan masa depan.

“Ketika mahasiswa tidak lagi khawatir soal biaya, mereka dapat berinvestasi dalam pendidikan dan meningkatkan kompetensi akademik. Ini sejalan dengan visi pemerintah provinsi menjadikan Kaltim sebagai daerah dengan SDM unggul dan siap menghadapi tantangan masa depan,” pungkasnya.(ADV/DISKOMINFO KALTIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.