Kadis Kominfo Kaltim Tekankan Peran Keluarga dalam Pembatasan Gadget pada Anak

oleh -564 views
Muhammad Faisal

SAMARINDA, DIMENSINEWS – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kalimantan Timur, Muhammad Faisal, menjadi narasumber dalam Talkshow Ngapeh Live TVRI Kaltim yang mengangkat tema pembatasan penggunaan gadget pada anak. Acara yang berlangsung di Studio 2 TVRI Kaltim tersebut membahas tantangan digitalisasi dan pentingnya pendampingan keluarga di era serba daring.

Dalam diskusi itu, Faisal menegaskan bahwa era digital merupakan kenyataan yang tak bisa dihindari. Dengan kondisi tersebut, peran orang tua menjadi sangat penting dalam membentuk pola perilaku anak. “Anak-anak butuh teladan. Apa pun yang kita lakukan, mereka tiru. Kalau kita ingin membuat aturan atau larangan, mulailah dengan memberi contoh,” ujarnya, Rabu (26/11/2025).

Faisal juga mengutip hasil survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) yang mencatat penetrasi internet di Kalimantan Timur mencapai 88,33 persen. Ia menilai tingginya angka tersebut menunjukkan kuatnya keterikatan masyarakat terhadap teknologi digital.

Meski manfaat teknologi lebih dominan, ia menyebut dampak negatif tetap harus diantisipasi melalui pengawasan yang memadai. Salah satu langkah yang disarankan adalah penggunaan aplikasi pembatas akses untuk anak, seperti penguncian konten bagi usia lima tahun ke bawah. “Literasi digital bukan hanya untuk anak, tapi juga orang tua,” tegasnya.

Faisal menambahkan bahwa empat pilar literasi digital—keamanan, budaya, skill, dan etika—perlu dijadikan landasan dalam penggunaan internet. Ia juga menyoroti pentingnya regulasi seperti UU ITE, UU Perlindungan Data Pribadi, serta PP Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Perlindungan Anak dalam Penyelenggaraan Sistem Elektronik (PP Tunas) sebagai dasar hukum perlindungan bagi generasi muda.

Salah satu kebiasaan yang menurutnya harus dihindari adalah memberikan ponsel untuk menenangkan anak. “Kalau anak nangis dikasih HP, ini tidak tepat. Kembalikan fungsi ruang keluarga sebagai tempat berinteraksi,” jelasnya.

Faisal pun mengajak orang tua untuk membatasi penggunaan ponsel di rumah agar dapat menjadi contoh positif bagi anak dan memperkuat kualitas interaksi dalam keluarga.(ADV/DISKOMINFO KALTIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.