DP3A Kaltim Tekankan Pentingnya Keluarga Harmonis sebagai Fondasi Ketahanan Keluarga

oleh -152 views
Noryani Sorayalita

SAMARINDA, DIMENSINEWS – Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kaltim, Noryani Sorayalita, menegaskan bahwa keharmonisan dalam keluarga menjadi kunci terciptanya keluarga sakinah, mawaddah, dan warahmah. Penegasan ini ia sampaikan dalam Seminar Parenting bertema “Sinergi Ayah dan Ibu: Membangun Pola Asuh Setara dan Komunikasi Efektif di Keluarga” yang berlangsung di Ruang Ruhui Rahayu, Kantor Gubernur Kaltim, Kamis (27/11/2025).

Soraya menekankan bahwa pendidikan, nilai, akhlak, dan norma yang tertanam sejak dini di lingkungan keluarga merupakan fondasi utama pembentukan karakter. Menurutnya, kualitas keluarga tidak hanya dilihat dari aspek fisik, tetapi juga dari ketahanan mental yang menjadi indikator penting dalam mendukung capaian pembangunan, termasuk Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan Indeks Pembangunan Keluarga (IPK).

“Keluarga adalah fondasi dasar bagi keutuhan, kekuatan, dan keberlanjutan pembangunan. Sebaliknya, keluarga yang rentan dan tercerai-berai dapat melemahkan fondasi kehidupan berbangsa,” ujarnya.

Ia memaparkan bahwa pembangunan keluarga merupakan isu tematik nasional yang menempatkan ketahanan keluarga sebagai prioritas. Terdapat lima dimensi ketahanan keluarga, yaitu legalitas dan keutuhan keluarga, ketahanan fisik, ketahanan ekonomi, ketahanan sosial psikologis, serta ketahanan sosial budaya.

DP3A Kaltim, lanjutnya, telah menjalankan sejumlah program untuk memperkuat lima dimensi tersebut. Program tersebut mencakup fasilitasi administrasi kependudukan, penyuluhan ekonomi bagi kelompok UPPKS, UMKM, perempuan kepala keluarga, serta pembinaan Desa Prima dan PIK-P2D. Selain itu, DP3A juga melaksanakan KIE bagi calon pengantin, edukasi kesehatan reproduksi remaja, pencegahan stunting, hingga pendirian Puspaga sebagai pusat layanan konsultasi keluarga.

“Keluarga berkualitas adalah keluarga yang dibentuk melalui perkawinan sah, hidup sejahtera, sehat, mandiri, memiliki jumlah anak ideal, berwawasan ke depan, bertanggung jawab, harmonis, dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa,” tegas Soraya.

Kabid Pengendalian Penduduk dan KB DP3A Kaltim, Syahrul Umar, menambahkan bahwa seminar ini diharapkan dapat memperluas pemahaman peserta terkait penguatan komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE) dalam membangun keluarga yang sejahtera.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Club Ayah Kaltim, pakar parenting, Founder BAP Training, penggagas Perda Ketahanan Keluarga Kaltim, serta unsur DP3A Kaltim. Seminar diikuti peserta dari perangkat daerah, forum, ikatan, dan berbagai organisasi wanita se-Kalimantan Timur.(ADV/DISKOMINFO KALTIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.