Kaltim Gelontorkan Bonus Rp80 Miliar untuk Atlet PON dan Peparnas

oleh -407 views

SAMARINDA, DIMENSINEWS – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) resmi mencairkan bonus sebesar Rp80 Miliar sebagai bentuk apresiasi tinggi bagi para atlet, pelatih, dan ofisial yang telah berjuang di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut dan Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas).

Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, menegaskan bahwa bonus ini bukan sekadar hadiah, melainkan suntikan motivasi agar Kaltim bisa meraih prestasi lebih tinggi di masa depan.

“Kami bangga beberapa atlet Kaltim memecahkan rekor, khususnya angkat berat dan angkat besi. Namun, kami akan jauh lebih bangga jika pada PON XXII 2028 di NTB dan NTT nanti, Kaltim bisa keluar sebagai juara nasional,” tegas Rudy di Samarinda, Kamis (27/11/2025).

Menepis isu miring soal anggaran, Rudy memastikan komitmen pemerintah sangat kuat untuk dunia olahraga Benua Etam.

“Masalah anggaran itu ilusi saja. Urusan dana, pemerintah akan memberikan support bukan hanya 100 persen, tapi 1.000 persen,” ujarnya.

Secara teknis, Plt Kepala Dispora Kaltim, Muhammad Faisal, merinci bahwa total Rp80 miliar tersebut terbagi untuk dua ajang bergengsi. Untuk apresiasi PON XXI, dialokasikan sebesar Rp67 Miliar, sementara untuk Peparnas sebesar Rp13 Miliar.

Adapun besaran bonus perorangan cukup fantastis:

  • Medali Emas: Rp300 Juta
  • Medali Perak: Rp175 Juta
  • Medali Perunggu: Rp90 Juta

Total penerima penghargaan untuk PON XXI mencapai 747 orang, yang terdiri dari 454 atlet, 210 pelatih, 21 ofisial teknis, dan 52 manajer. Sementara untuk Peparnas, penerima terdiri dari 44 atlet, 38 pelatih, 17 ofisial teknik, dan 60 manajer.

Selain memberikan bonus, apresiasi khusus juga diberikan kepada pemecah rekor nasional, yakni Firda Kahirunnisa (Angkat Besi) dan Widari (Angkat Berat). Kaltim sendiri sukses menjadi Juara Umum di tiga cabang bergengsi pada PON Aceh-Sumut, yaitu Gulat, Hoki, dan Layar.

Meski demikian, Gubernur Rudy memberikan catatan khusus untuk satu cabang olahraga populer yang dinilai wajib ditingkatkan prestasinya.

“Sepak bola adalah cabang paling bergengsi. Bagaimana caranya, ke depan kita harus juara,” pungkasnya.(ADV/DISKOMINFO KALTIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.