Pemprov Kaltim Pastikan Program Internet Gratis di 841 Desa Tetap Berjalan, Evaluasi Menyeluruh Dilakukan Januari

oleh -212 views
Muhammad Faisal

SAMARINDA, DIMENSINEWS – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memastikan program internet gratis di 841 desa tetap dilanjutkan meskipun sejumlah warga mengeluhkan lambatnya layanan dalam beberapa pekan terakhir. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim menegaskan bahwa keluhan masyarakat menjadi bagian penting dalam evaluasi untuk meningkatkan kualitas jaringan di seluruh wilayah.

Kepala Diskominfo Kaltim, Muhammad Faisal, menjelaskan bahwa kecepatan internet dipengaruhi banyak faktor, termasuk kapasitas bandwidth, gangguan teknis, kondisi cuaca, hingga lokasi desa yang sulit dijangkau. Ia memastikan pemerintah terus memantau kondisi jaringan di lapangan. “Banyak hal yang membuat lemot ya bisa dari pusat, mungkin bandwidth rendah, gangguan. Kita pahamilah masyarakat, sama seperti listrik atau air sehari saja rusak, ributnya luar biasa,” ujar Faisal, Jumat (28/11/2025).

Pantauan rutin dilakukan melalui laporan tim teknis yang ditempatkan di berbagai kecamatan. Dari laporan tersebut, pemerintah dapat mengidentifikasi desa yang mengalami gangguan dan menentukan langkah penanganan, termasuk opsi mengganti provider jika diperlukan. “Program ini tetap jalan dulu tahun ini sesuai target. Januari evaluasi, mana masalah yang harus diperbaiki. Kalau perlu provider diganti, akan kita lakukan,” tambahnya.

Pemprov Kaltim menilai kebutuhan internet saat ini telah menjadi bagian vital bagi masyarakat. Layanan ini tidak hanya menunjang pendidikan, komunikasi, dan akses informasi, tetapi juga mendorong aktivitas ekonomi digital, termasuk UMKM yang memasarkan produk secara online. Akses digital juga mempermudah aparatur desa dalam mengelola administrasi dan layanan publik.

Sejumlah warga memberi apresiasi sekaligus masukan terkait program internet gratis. Mereka mengakui bahwa meski koneksi sesekali melambat, keberadaan wifi publik sangat membantu aktivitas belajar daring, komunikasi keluarga, serta akses konten edukatif.

Diskominfo akan melakukan evaluasi menyeluruh pada Januari mendatang, mencakup pemeriksaan kualitas jaringan di seluruh desa, penilaian kinerja provider, hingga penyusunan langkah perbaikan yang lebih efektif. Pemerintah juga memastikan peningkatan layanan dilakukan secara bertahap, dengan prioritas pada desa-desa 3T.

“Tujuan utama program ini adalah pemerataan akses digital di seluruh desa, sehingga masyarakat tidak tertinggal dari informasi, pendidikan, maupun peluang ekonomi,” jelas Faisal.

Dengan rencana perbaikan yang lebih terukur, Pemprov Kaltim menargetkan layanan internet gratis dapat menjadi salah satu program unggulan yang mendukung transformasi digital serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa di era modern.(ADV/DISKOMINFO KALTIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.