Kuota Vaksin Serviks di Kaltim Kembali Membludak, Pemprov Ajukan Tambahan Dosis ke Pemerintah Pusat

oleh -147 views
Sri Wahyuni

SAMARINDA, DIMENSINEWS – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur kini menghadapi lonjakan permintaan vaksin serviks yang kembali melampaui kuota layanan. Membludaknya pendaftar dinilai mencerminkan tingginya kesadaran masyarakat terhadap pencegahan kanker serviks, sekaligus menguji kemampuan pemerintah daerah menjaga ketersediaan layanan yang merata dan berkelanjutan.

Pada pelaksanaan sebelumnya, kuota yang hanya disediakan untuk 250 penerima tidak mampu menampung seluruh warga yang mendaftarkan diri. Jumlah pendaftar yang melewati angka 300 orang membuat sebagian peserta harus menunggu ketersediaan vaksin tambahan. Kondisi ini memunculkan sorotan mengenai kecukupan pasokan vaksin yang bergantung sepenuhnya pada distribusi pemerintah pusat.

Sekretaris Daerah Kaltim, Sri Wahyuni, tidak menampik bahwa situasi tersebut menuntut langkah cepat dari pemerintah daerah. Ia menjelaskan bahwa pihaknya telah mengajukan tambahan dosis untuk memenuhi kebutuhan vaksin berikutnya. “Pendaftar kemarin lebih dari 300 orang, jadi mau tidak mau kami harus siapkan jadwal tambahan,” jelasnya, Senin (1/12/2025). Katanya mempertegas, langkah itu penting dilakukan untuk menghindari penundaan yang berlarut.

Sri juga menambahkan bahwa tingginya minat masyarakat tidak terlepas dari kebijakan subsidi pemerintah pusat yang membuat biaya vaksin jauh lebih terjangkau. “Peserta hanya membayar Rp299 ribu, sementara harga vaksinnya jauh lebih tinggi. Karena itu kita menunggu kabar dari pusat soal tambahan alokasinya,” katanya menambahkan. Ia menilai skema harga subsidi tersebut menjadi pemicu utama besarnya antusiasme masyarakat.

Pemprov Kaltim menegaskan bahwa lonjakan permintaan vaksin harus direspons dengan kepastian pelayanan, mengingat program pencegahan kanker serviks merupakan bagian dari upaya jangka panjang meningkatkan kesehatan perempuan. Sri menyebut pemerintah tidak ingin ada calon penerima vaksin yang tertunda terlalu lama menunggu. “Begitu dosis tambahannya dikirimkan, jadwal barunya langsung kami buka,” pungkasnya, mempertegas komitmen pemerintah menjaga kelancaran layanan.(ADV/DISKOMINFO KALTIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.