Gangguan Kesehatan Jiwa Terus Meningkat, Dinkes Kaltim Soroti Pentingnya Deteksi Dini dan Perluasan Layanan

oleh -127 views
Jaya Mualimin

SAMARINDA, DIMENSINEWS – Tantangan kesehatan jiwa di Indonesia kian menonjol dan memerlukan perhatian serius dari pemerintah pusat hingga daerah. Fenomena ini turut menjadi sorotan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalimantan Timur, seiring meningkatnya kebutuhan layanan dan angka kasus yang terus bertambah.

Kepala Dinkes Kaltim, Jaya Mualimin, menyampaikan bahwa kesehatan jiwa kini menjadi salah satu isu terbesar dalam sistem kesehatan nasional.

“Mengacu pada laporan awal 2025 dari Kementerian Kesehatan RI, sekitar 30 persen penduduk Indonesia memiliki potensi mengalami gangguan jiwa,” tutur Jaya di Samarinda, Rabu (3/12/2025).

Dengan populasi lebih dari 280 juta jiwa, angka tersebut menunjukkan skala masalah yang tidak bisa dianggap kecil. Jaya menambahkan, kelompok anak dan remaja pun tidak luput dari ancaman ini. Hasil skrining nasional yang menjangkau puluhan juta peserta pada 2025 mencatat sekitar dua juta anak menunjukkan gejala yang mengarah pada gangguan kesehatan jiwa.

Menurutnya, data ini menjadi alarm penting bahwa intervensi tidak bisa hanya menyasar kelompok usia dewasa.

“Angka-angka ini menunjukkan betapa pentingnya memperkuat deteksi dini, terutama di sekolah dan fasilitas kesehatan tingkat pertama,” sambungnya.

Di sisi lain, pemerintah sebenarnya telah memasukkan penanganan kesehatan jiwa dalam layanan jaminan kesehatan nasional.

Dalam periode 2020 hingga 2024, program tersebut telah menanggung perawatan bagi puluhan juta kasus kesehatan jiwa di berbagai daerah. Namun Jaya menilai, cakupan layanan perlu diperluas agar masyarakat dapat mengakses bantuan lebih cepat dan tanpa stigma. Ia menegaskan bahwa Kaltim juga berkomitmen meningkatkan kapasitas layanan, baik melalui tenaga kesehatan yang terlatih maupun fasilitas yang mampu menangani kasus ringan hingga berat.

“Semakin cepat masyarakat mendapatkan akses, semakin besar peluang untuk mencegah kondisi yang lebih parah,” tukasnya.(ADV/DISKOMINFO KALTIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.