Pastikan Keselamatan Pengendara, PUPR-Pera Kaltim Pastikan Proyek Tetap Berjalan

oleh -148 views
Aji Muhammad Fitra Firnanda

SAMARINDA, DIMENSINEWS – Dinas PUPR-Pera Kaltim memastikan bahwa pembangunan dan pemeliharaan jalan tetap menjadi fokus utama pada tahun mendatang, meskipun anggaran yang tersedia jauh lebih ketat dibanding tahun sebelumnya. Kepala Dinas PUPR-Pera Kaltim, Aji Muhammad Fitra Firnanda, menegaskan bahwa kondisi fiskal tidak akan menghambat upaya menjaga keselamatan dan kelancaran akses masyarakat.

“Sejumlah ruas prioritas tetap dilanjutkan, terutama wilayah Mahakam Ulu serta jalur Kutai Timur-Berau,” ujarnya di Samarinda, Rabu (3/12/2025).

Kedua koridor tersebut menjadi perhatian karena menjadi akses vital bagi mobilitas warga dan distribusi logistik. Sementara proyek lainnya difokuskan pada pemeliharaan berkala agar kerusakan tidak menumpuk. Ia menuturkan bahwa penurunan anggaran membuat intensitas perawatan tidak sekuat tahun sebelumnya. Namun ritme perbaikan tetap dijaga agar tidak memunculkan risiko bagi pengguna jalan.

Ia menegaskan bahwa kerusakan yang dibiarkan berlarut dapat memicu kecelakaan, sehingga langkah preventif harus tetap berjalan. Di tengah pengetatan belanja, PUPR-Pera juga menunggu kepastian pergeseran anggaran yang mungkin memberikan ruang tambahan untuk penyelesaian pekerjaan. Menurut Firnanda, proses penganggaran masih bergerak sehingga masih ada peluang penyesuaian.

Terkait sejumlah ruas, ia menjelaskan bahwa pekerjaan tersebut tidak dapat dimasukkan ke program tahun berjalan karena tidak termasuk dalam kategori anggaran APBN. Pembangunan segmen tersebut dijadwalkan bersamaan dengan paket yang dikerjakan pemerintah pusat sehingga harus mengikuti siklus anggaran yang telah ditetapkan.

Firnanda juga menyinggung pembangunan satu jalur yang ditangani APBN dan diproyeksikan tersambung dengan pekerjaan pemerintah provinsi. Jika alokasinya sesuai seperti pagu 2026 yang sebelumnya disebut mencapai hampir seratus miliar untuk paket tertentu, maka penyelesaiannya diharapkan bisa tuntas dan memberikan konektivitas yang lebih baik. Ia menegaskan bahwa di tengah berbagai keterbatasan, prinsipnya satu: akses dasar harus tetap terjaga.

“Yang penting jalannya tetap berfungsi dan masyarakat aman,” ujarnya.(ADV/DISKOMINFO KALTIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.