Dinkes Kaltim Targetkan “Zero New Infection”, Perkuat Skrining Calon Pengantin dan Ibu Hamil

oleh -153 views

SAMARINDA, DIMENSINEWS – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menargetkan tidak boleh ada infeksi baru atau “Zero New Infection” sebagai bagian dari tiga pilar penanggulangan HIV/AIDS. Strategi utama yang didorong oleh Kepala Dinkes Kaltim, Jaya Mualimin, adalah penguatan dan perluasan akses skrining HIV di berbagai lapisan masyarakat.

Jaya Mualimin menjelaskan bahwa tantangan terbesar saat ini adalah menemukan orang yang terpapar atau terinfeksi yang belum menyadari status kesehatannya. Untuk mengoptimalkan penemuan ini, kebijakan pemeriksaan HIV kini telah diintegrasikan dalam program kesehatan wajib.

“Sekarang untuk ibu hamil ada pemeriksaannya. Untuk calon pengantin juga ada pemeriksaannya,” ungkap Jaya Mualimin di Samarinda, Sabtu (6/12/2025).

Langkah ini diambil karena pemeriksaan pada kelompok risiko seperti ibu hamil sangat penting untuk mencegah penularan dari ibu ke anak (Prevention of Mother-to-Child Transmission/PMTCT). Ibu hamil yang positif HIV, jika diobati, virusnya akan ditekan sehingga tidak menular ke janin.

Ia juga menekankan peran vital obat Anti-Retroviral (ARV). Dengan pengobatan yang teratur, virus di tubuh penderita akan menurun drastis, sehingga ia tidak bisa menularkan virus kepada orang lain.

“Virusnya ada, tapi dia dorman (ngumpet). Dan itu tidak bisa menular kepada orang lain,” tegasnya, merujuk pada konsep Viral Load yang sangat rendah.

Oleh karena itu, kuncinya adalah Temukan, Obati, dan Dukung mereka terus minum obat secara teratur.

Meski demikian, Jaya Mualimin mengakui bahwa komunitas Lelaki Seks Lelaki (LSL) masih menjadi komunitas utama penyumbang kasus, namun ia berharap upaya pencegahan baru dapat menghentikan laju infeksi.

Dengan ketersediaan obat gratis seumur hidup di lebih dari 158 tempat Pendampingan Pengobatan (PDP) di Puskesmas seluruh Kaltim, Dinkes yakin bahwa setiap penderita yang teridentifikasi dapat segera diintervensi. Penemuan 1.018 kasus di 2025 menjadi hal baik bagi Dinkes Kaltim untuk lebih agresif dalam mendorong setiap individu, termasuk keluarga, untuk sukarela melakukan tes HIV.(ADV/DISKOMINFO KALTIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.