Genjot Destinasi Unggulan, Dispar Kaltim Gandeng Swasta dan Perbankan untuk Treatment Fasilitas Wisata

oleh -113 views
Ririn Sari Dewi (tengah)

SAMARINDA, DIMENSINEWS – Dinas Pariwisata Kalimantan Timur (Kaltim) meluncurkan strategi baru dalam pengembangan destinasi unggulan dan desa wisata, yakni dengan mengedepankan kolaborasi intensif bersama berbagai mitra strategis. Kepala Dinas Pariwisata Kaltim, Ririn Sari Dewi, menyatakan bahwa strategi ini bertujuan untuk mengatasi keterbatasan anggaran pemerintah daerah dalam melengkapi sarana dan prasarana pariwisata.

“Sesuai komitmen kami untuk destinasi unggulan dan desa wisata, kami akan berkolaborasi,” ujar Ririn Sari Dewi di Kapal Wisata Mahakam pada Minggu (7/12/2025).

Fokus utama dari strategi kolaborasi ini adalah pemetaan. Dinas Pariwisata akan terlebih dahulu memetakan secara detail destinasi mana saja, termasuk Labuan Cermin, yang telah mendapatkan treatment atau intervensi pembangunan dari Dinas Pariwisata kabupaten/kota, dan mana yang belum tersentuh.

Setelah pemetaan, barulah ditetapkan area mana yang dapat dikerjasamakan untuk dilengkapi.

Pendekatan ini akan melibatkan sektor non-pemerintah. Ririn Sari Dewi secara aktif mencari dukungan dari lembaga-lembaga di luar pemerintah, seperti perbankan, perusahaan swasta, dan BUMN/BUMD, untuk turut serta dalam program Corporate Social Responsibility (CSR) mereka.

“Saya juga akan mencari dukungan dari perbankan, perusahaan swasta, atau BUMN/BUMD. Jadi, seperti itu, apa saja sih yang bisa di-treatment di sana,” jelasnya.

Menurutnya, kebutuhan setiap destinasi memiliki tipologi yang berbeda. Dengan pendekatan ini, bantuan yang diberikan akan lebih tepat sasaran, memastikan setiap destinasi, mulai dari Labuan Cermin hingga desa wisata seperti Pela mendapatkan sarana yang sesuai dengan kebutuhan spesifik mereka.

Kolaborasi ini diharapkan dapat mempercepat peningkatan kualitas fasilitas destinasi wisata di Kaltim, menjadikan pariwisata sebagai sektor yang tumbuh berkelanjutan dengan dukungan berbagai pihak.

“Keberhasilan inisiatif ini sangat bergantung pada komitmen mitra swasta dan BUMN dalam melihat pariwisata sebagai investasi jangka panjang bagi pertumbuhan ekonomi daerah,” tutupnya.(ADV/DISKOMINFO KALTIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.