Pemkab Berau Serukan Perempuan Jadi Pelopor Kesehatan

oleh -255 views
PEMBUKAAN Skrining HPV DNA Gratis. foto Toni Arman Dimensinews.id

• Skrining HPV DNA Gratis Tekankan Deteksi Dini
TANJUNG REDEB, DIMENSINEWS – Pemerintah Kabupaten Berau menunjukkan kepedulian yang mendalam terhadap kesehatan wanita dengan memberikan apresiasi tinggi terhadap program skrining Human Papillomavirus Deoxyribonucleic Acid (HPV DNA) gratis. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Klinik Tirta Medical Centre di Gedung Busak Malur, Tanjung Redeb, pada Minggu (7/12/2025), ini disambut baik sebagai langkah vital dalam deteksi dini dan edukasi pencegahan kanker serviks.

Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, yang diwakili oleh Asisten Administrasi Umum, Maulidiyah, menjelaskan urgensi program ini dengan mengutip data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

“Berdasarkan data WHO, setiap tahun terdapat sekitar 36 ribu kasus baru kanker serviks. Dan setiap tahunnya tercatat 21 ribu kematian akibat kanker serviks. 99 persen kasus kanker serviks berkaitan dengan infeksi HPV,” jelas Maulidiyah.

Deteksi Dini Kunci Lawan Kanker Serviks

Maulidiyah menyoroti bahwa tingkat deteksi dini yang masih rendah di banyak wilayah memicu diagnosis pada tahap lanjut, yang membuat pengobatan menjadi sulit dan biayanya berat.

Oleh karena itu, ia berharap program skrining HPV DNA yang diselenggarakan ini menjadi langkah tepat dalam mendeteksi dini, meningkatkan kesadaran masyarakat, mencegah kematian dan penderitaan, serta menguatkan sistem layanan kesehatan di Kabupaten Berau.

Pemerintah Kabupaten Berau memastikan dukungannya tidak hanya sebatas seremonial. Maulidiyah menegaskan komitmen untuk memastikan skrining ini dapat dinikmati secara luas dan merata.

“Pemerintah Kabupaten Berau berkomitmen untuk mendukung pelaksanaan skrining HPV DNA secara luas, merata, dan terjangkau bagi perempuan di seluruh kecamatan,” jelasnya.

Komitmen ini diwujudkan dengan mempermudah akses pelayanan melalui puskesmas dan fasilitas kesehatan kampung. Selain itu, Pemkab juga bekerja sama dengan tokoh agama dan masyarakat untuk menghapus stigma dan hambatan budaya yang selama ini menghalangi wanita untuk melakukan skrining.

Maulidiyah menutup pesannya dengan ajakan tegas kepada kaum perempuan di Berau:

“Saya berpesan kepada para perempuan untuk lebih mengutamakan kesehatan diri dan keluarga. Jadilah pelopor kepedulian terhadap kesehatan reproduksi. Mari ajak suami, orang tua, dan anggota keluarga untuk mendukung program ini. Mari kita buktikan bahwa di Kabupaten Berau, kita peduli terhadap kesehatan wanita, kita peduli terhadap masa depan keluarga dan generasi penerus.”

Ia juga menekankan perlunya antisipasi dan kewaspadaan dari setiap individu serta organisasi kesehatan, dengan perumusan langkah preventif dan pendampingan secara berkelanjutan. “Berikan pemahaman tentang aksi pencegahan, berikan kesadaran bahwa mencegah lebih baik daripada mengobati,” tutupnya.

(ton/hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.