Berau Genjot Ekonomi Lokal: Perpaduan Pariwisata dan Potensi Perikanan Maritim

oleh -219 views
acara Peringatan Hari Nusantara pada Kamis (11/12/2025) di Kantor Dinas Perikanan, Tanjung Redeb. foto Toni Arman Dimensinews.id

TANJUNG REDEB, DIMENSINEWS – Mengingat Indonesia sebagai negara maritim dengan lebih dari 70 persen wilayah berupa laut, Pemerintah Kabupaten Berau menegaskan komitmennya untuk memanfaatkan kekayaan bahari sebagai modal strategis pembangunan daerah. Momentum Peringatan Hari Nusantara dijadikan pijakan untuk memperkuat sektor perikanan yang sejalan dengan pertumbuhan pariwisata.

Pernyataan ini disampaikan oleh Asisten Administrasi Umum, Maulidiyah, yang mewakili Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, dalam acara Peringatan Hari Nusantara pada Kamis (11/12/2025) di Kantor Dinas Perikanan, Tanjung Redeb.

Maulidiyah menyoroti bahwa dengan luas laut mencapai 14 ribu kilometer persegi, kawasan laut dan pesisir Berau bukan hanya ruang hidup, tetapi juga sumber kesejahteraan masyarakat yang harus dijaga.

“Kabupaten Berau memiliki sumber daya kelautan dan perikanan yang luar biasa. Ini mencakup potensi perikanan tangkap di pesisir, budidaya perikanan laut, dan industri pengolahan hasil perikanan yang terus berkembang, semuanya demi mendukung ekonomi masyarakat kita,” jelasnya.

Potensi perikanan ini dinilai sangat krusial bagi pertumbuhan ekonomi daerah, penciptaan lapangan kerja, serta ketahanan pangan masyarakat Berau. Namun, keberlanjutan potensi ini bergantung pada pengelolaan yang bijak, tata kelola perikanan yang bertanggung jawab, perlindungan ekosistem pesisir, peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), dan ketersediaan infrastruktur serta teknologi pendukung.
Modernisasi dan Hilirisasi Produk Lokal

Pemerintah Kabupaten Berau menyatakan komitmen kuatnya untuk menjalankan berbagai program strategis, antara lain, modernisasi peralatan tangkap yang ramah lingkungan, pengembangan kawasan budidaya perikanan, penguatan UMKM, khususnya dalam pengelolaan hasil perikanan, perluasan pasar dan hilirisasi produk lokal.

Dalam dokumen RPJMD Provinsi Kalimantan Timur 2025-2029 dan RPJMD Kabupaten Berau, pembangunan daerah memang difokuskan pada sinergi pertumbuhan sektor pariwisata dengan pengembangan sektor perikanan.

“Kami melihat dari aktivitas, potensi, dan sumbangsihnya, potensi perikanan Berau ini sangat luar biasa. Pasokan ikan untuk Samarinda, Balikpapan, dan Bontang, sebagian besar disuplai dari Berau,” ungkap Maulidiyah.
Mengembangkan Ekonomi Kreatif Berbasis Ikan

Untuk mengoptimalkan potensi ini, Dinas Perikanan Kabupaten Berau diajak untuk terus berinovasi, memperkuat kolaborasi, dan meningkatkan dampak nyata di tengah masyarakat serta pelaku usaha. Hal ini termasuk pendampingan peningkatan kapasitas bagi nelayan dan pembudidaya ikan.

Pemberdayaan pengolahan produk perikanan skala mikro dan kecil juga menjadi perhatian utama guna mendukung hilirisasi industri. “Ini penting, terutama terkait pemanfaatan ikan sebagai produk ekonomi kreatif yang dapat dikemas menjadi oleh-oleh,” tambahnya.

Sebagai contoh nyata, Dinas Perikanan telah melaksanakan proses pengalengan ikan di SMK 3 Tanjung Batu, yang merupakan upaya pemanfaatan hasil olahan ikan menjadi produk kemasan.

“Kami berharap pengalengan ini dapat terus berlanjut karena potensi ikan kita sangat besar. Setelah uji F0 diterima, kami fokus pada persyaratan BPOM agar produk kaleng kami diakui dari sisi pengemasan dan kesehatan. Produk pengalengan ini diharapkan dapat mengembangkan UMKM kita,” terangnya.

Sinergi Pariwisata dan UMKM Perikanan

Maulidiyah berharap Dinas Perikanan turut mengambil peran penting dalam menyukseskan pariwisata sebagai program prioritas daerah melalui UMKM perikanan. Perhatian dan edukasi terkait izin usaha serta promosi harus diberikan agar produk semakin berkualitas dan diminati, sehingga mendatangkan kesejahteraan.

“Mari kita bersama wujudkan sektor kelautan dan perikanan Kabupaten Berau yang maju, modern, mandiri, dan berkelanjutan,” tutupnya, seraya mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menjadikan laut sebagai masa depan bagi generasi penerus.

Kegiatan Peringatan Hari Nusantara ini diakhiri dengan penyerahan Santunan Jaminan Kecelakaan Kerja dari Kapal Mina Maritim, penyerahan hadiah Lomba Peringatan Hari Nusantara, serta bantuan kepada pelaku usaha perikanan.

(ton/hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.