Pemkab Berau Siapkan Dua Skema Percepatan Pemindahan TPA

oleh -1,025 views
Kadis DLHK Mustakim Suharjana. foto Toni Arman Dimensinews.id

TANJUNG REDEB, DIMENSINEWS– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau menargetkan percepatan pemindahan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) seiring rencana operasional rumah sakit baru pada Mei mendatang. Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) kini fokus menuntaskan kesiapan TPA baru di Kampung Pegat Bukur.

Kepala DLHK Berau, Mustakim Suharjana, menyatakan pihaknya tengah menunggu arahan teknis terkait kebijakan pemindahan tersebut. Menurutnya, skema pemindahan akan menyesuaikan dengan instruksi Pemerintah Daerah.

“Kita lihat dulu kebijakannya seperti apa. Jika sudah dimungkinkan untuk pindah, kami masih menunggu arahan mengenai skema pastinya,” ujar Mustakim.

Kemitraan Strategis dengan Pihak Swasta
Sebagai langkah antisipasi jika pembangunan TPA Pegat Bukur belum rampung sepenuhnya, DLHK menyiapkan opsi kerja sama dengan pihak swasta melalui PT Bumi Sanggam Indonesia (BSI).

“Melibatkan swasta sangat dimungkinkan. Dengan menggandeng PT BSI, volume sampah di perkotaan diharapkan bisa berkurang signifikan,” ungkapnya.

Saat ini, PT BSI sedang membangun fasilitas pengolahan sampah di Kecamatan Sambaliung. Meski telah mengantongi SK Bupati sebagai Bank Sampah Induk untuk wilayah perkotaan, progresnya masih terkendala proses perizinan pengolahan sampah.

Terkait operasional TPA Bujangga, Mustakim menjelaskan bahwa koordinasi dengan Dinas PUPR terus berjalan, meskipun sempat muncul isu penangguhan (pending) anggaran.

“Kami tidak terlibat dalam proses penangguhan tersebut, namun kami yakin pasti ada solusi. TPA Bujangga tetap beroperasi untuk sementara waktu,” jelasnya.

Menghadapi tenggat waktu di bulan Mei, DLHK telah memetakan dua skenario utama: pertama Skenario Mandiri yakni Pemerintah turun langsung jika infrastruktur dasar telah siap. Skema kedua Skenario Kemitraan: Memaksimalkan kerja sama pengelolaan dengan PT BSI sebagai alternatif utama.

“Kami siapkan dua skenario. Jika kesiapan pemerintah belum maksimal, maka kerja sama dengan PT BSI menjadi solusi konkret dalam satu hingga dua bulan ke depan,” tutupnya.

(ton/hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.