Sasar Geliat Ekonomi Lokal, Pasar Barambang Dibuka Sepekan di Tepian Gunung Tabur

oleh -212 views
PASAR Barambang, dijejali pengunjung. foto Toni Arman Dimensinews.id

TANJUNG REDEB, DIMENSINEWS– Ribuan masyarakat memadati kawasan Tepian Gunung Tabur pada pembukaan Pasar Barambang, Sabtu (17/1/2026). Gelaran yang mengusung konsep pasar budaya dan kuliner khas Kabupaten Berau ini direncanakan akan berlangsung selama sepekan ke depan, hingga 24 Januari 2024.

Ketua Pengurus Pasar Barambang, Anang Saprani, menjelaskan bahwa kegiatan ini hadir sebagai jawaban atas tingginya permintaan masyarakat. Selain menjadi ajang pelestarian budaya, pasar ini menjadi motor penggerak bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) lokal.

“Latar belakang Pasar Barambang ini adalah sebagai pasar budaya dan kuliner, khususnya khas Berau. Namun, kami juga tetap berkolaborasi dengan kuliner-kuliner nasional,” ujar Anang saat memberikan keterangan di lokasi acara.

Secara filosofis, Anang memaparkan bahwa nama “Barambang” memiliki arti saling merangkul. Makna ini menjadi pesan moral bagi masyarakat untuk tetap solid dan kokoh dalam kebersamaan. “Jadi tidak ada satu pun yang akan terjatuh ketika kita saling berangkulan,” tambahnya.

Antusiasme pengunjung yang luar biasa juga diakui oleh panitia penyelenggara, Mardiatul Idalisah. Ia menyebutkan bahwa sejak sore hari, beberapa lapak kuliner bahkan sudah kehabisan stok akibat membludaknya pengunjung.

“Luar biasa, tadi sore saya belanja kue saja sempat muter-muter karena sudah kehabisan. Malam ini terlihat semakin banyak lagi masyarakat yang datang,” kata Mardiatul.

Salah satu keunggulan Pasar Barambang dibandingkan pasar kuliner lainnya adalah kehadiran panggung budaya dan sajian kuliner langka khas Banua. Menu-menu seperti telinga sagai dan ancur padas yang biasanya identik dengan bulan Ramadan, kini dapat dinikmati masyarakat di sepanjang gelaran ini.

Kedepannya, pihak panitia berharap Pasar Barambang dapat dilaksanakan secara konsisten setiap akhir pekan (Sabtu dan Minggu malam). Hal ini bertujuan untuk membantu pemerintah daerah dalam mempromosikan pariwisata serta menggeliatkan ekonomi lokal secara berkelanjutan dengan penataan yang lebih rapi sesuai kaidah pariwisata.

(ton/hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.