Kawal Program Prabowo, Gerindra Berau Targetkan Makan Bergizi Gratis Tuntas di 2026

oleh -26 views
Ketua DPC Gerindra Berau, Jakariya. foto dok Gerindra

TANJUNG REDEB, TANJUNG REDEB – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kabupaten Berau menyatakan komitmen penuh untuk mengawal realisasi program unggulan Presiden Prabowo Subianto, yakni Makan Bergizi Gratis (MBG). Partai berlambang kepala garuda ini menargetkan seluruh wilayah Bumi Batiwakkal sudah ter-cover program tersebut pada tahun 2026 mendatang.

Ketua DPC Gerindra Berau, Jakariya, menegaskan bahwa sebagai kader partai, pihaknya memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan program ini berjalan mulus hingga ke pelosok kampung.

“Tugas kami adalah mengawal, mendukung, dan memberikan masukan strategis. Kami ingin memastikan pada tahun 2026 nanti, program MBG ini sudah menjangkau seluruh anak sekolah di Berau tanpa terkecuali,” ujar Jakariya, baru baru ini.

Tantangan Infrastruktur dan Investasi

Saat ini, fasilitas MBG yang dikelola langsung oleh pemerintah melalui Badan Gizi Nasional (BGN) di Berau baru menjangkau dua titik, yakni wilayah Tanjung Redeb dan Kelurahan Limumjan. Sementara itu, sekolah-sekolah lain masih menjalankan program ini secara mandiri atau melalui dukungan investasi pengusaha lokal.

Jakariya mengakui tantangan terbesar saat ini adalah pembangunan infrastruktur pendukung, khususnya dapur umum berstandar nasional. Ia menyebut investasi untuk satu unit dapur umum tidaklah murah.

“Investasinya besar, untuk gedung dan perlengkapan saja bisa di atas Rp1 miliar, itu belum termasuk pengadaan lahan. Karena standarisasi dari BGN sangat ketat, seperti yang kita lihat di Limunjan, kualitasnya memang sangat diperhatikan,” jelasnya.


Dorong Keterlibatan Lokal

Selain pengawasan, Gerindra Berau juga mendorong masyarakat dan yayasan lokal untuk ikut berpartisipasi sebagai penyedia jasa. Namun, Jakariya mencatat adanya kendala administratif pada portal resmi BGN yang belum sepenuhnya terbuka bagi badan hukum lokal di daerah.

“Banyak yayasan lokal yang ingin berkontribusi, tapi terkendala mekanisme pendaftaran. Kami akan mendorong masalah teknis ini melalui struktur partai hingga ke tingkat pusat agar mendapat perhatian,” tegas Jakariya.

Dalam waktu dekat, Gerindra Berau berencana turun langsung ke lapangan untuk mengevaluasi jalannya program mandiri yang sudah berjalan. Langkah ini dilakukan sembari mendorong percepatan pembangunan fasilitas dari pemerintah pusat demi mengejar target cakupan 100 persen di tahun 2026.

(*/hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.