Putus Ketergantungan Pasokan Beras Luar, Kodim Berau Percepat Cetak Sawah Rakyat di Buyung-Buyung

oleh -21 views
Cetak Sawah Rakyat (CSR). Langkah ini ditandai dengan penanaman padi perdana di Kampung Buyung-Buyung, Kecamatan Tabalar, Rabu (28/1/2026), sebagai upaya nyata mewujudkan kemandirian pangan di Kabupaten Berau. foto Kominfo Berau

TABALAR, DIMENSINEWS – Kodim 0902/Berau melakukan langkah agresif untuk memutus ketergantungan pasokan beras dari luar daerah dengan mempercepat program Cetak Sawah Rakyat (CSR). Langkah ini ditandai dengan penanaman padi perdana di Kampung Buyung-Buyung, Kecamatan Tabalar, Rabu (28/1/2026), sebagai upaya nyata mewujudkan kemandirian pangan di Kabupaten Berau.

Dandim 0902/Berau, Letkol Inf Wirahady Harahap, S.H., M.I.P., menegaskan bahwa penguatan logistik pangan lokal sangat mendesak agar Berau tidak lagi bergantung pada kiriman beras dari Sulawesi maupun Jawa.

“Harapannya ke depan, Berau bisa mandiri pangan. Kita optimalkan kembali wilayah yang dulu merupakan lahan sawah agar kebutuhan masyarakat bisa dipenuhi dari hasil bumi sendiri,” tegas Letkol Inf Wirahady saat memimpin kegiatan yang dihadiri jajaran Forkopimda tersebut.

Akselerasi Lahan 428 Hektare

Program cetak sawah tahun anggaran 2025 di Kabupaten Berau mencakup total luas 428 hektare yang tersebar di empat kampung. Kampung Buyung-Buyung menjadi fokus utama dengan alokasi terbesar yakni 209 hektare.

Dandim menginstruksikan percepatan pengerjaan fisik agar target swasembada tidak meleset. Saat ini, progres di Buyung-Buyung telah mencapai 70 persen. Dengan target rampung akhir Maret 2026, dan target tambahan 2026, alokasi seluas 2.000 hektare di Kecamatan Segah, Gunung Tabur, dan Sambaliung.

“Penanaman padi perdana di Buyung-Buyung ini adalah satu-satunya kegiatan di Kalimantan Timur saat ini. Ini prestasi bersama dalam mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto,” tambahnya.

Modernisasi Pertanian dan Brigade Pangan

Dukungan percepatan ini juga datang dari Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian Kaltim. Dr. Akhmad Hamdan menyebut Berau sebagai role model dalam perluasan lahan baku sawah.

Pihaknya mendorong peningkatan produktivitas melalui pembentukan Brigade Pangan yang akan menjamin ketersediaan bibit, pupuk, hingga alat mesin pertanian (alsintan) guna menaikkan hasil panen dari 4,5 ton menjadi 8-10 ton per hektare.

Dampak Positif bagi Petani Lokal

Kepala Kampung Buyung-Buyung, Mustafa, menyambut baik akselerasi ini. Dengan tambahan lahan CSR, total luas sawah di wilayahnya kini meningkat signifikan menjadi 709 hektare.

“Kami sangat berterima kasih kepada Kodim 0902/Berau. Dengan perluasan lahan dan sinergi lintas sektor ini, kami optimistis kesejahteraan petani meningkat dan Berau benar-benar bisa swasembada tanpa perlu mendatangkan beras dari luar lagi,” tutup Mustafa.

(wnf/hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.