Anggaran Menipis Bukan Halangan, Sri Juniarsih Sulap Teluk Bayur Jadi Ikon Wisata dan UMKM

oleh -69 views

TANJUNG REDEB, DIMENSINEWS – Bupati Berau, Sri Juniarsih, menolak menyerah pada keadaan fiskal yang sulit. Meski anggaran daerah sedang “diperas” akibat pemangkasan dana transfer pusat, ia justru memacu langkah berani dengan menyulap potensi sejarah dan ekonomi kerakyatan di Kecamatan Teluk Bayur sebagai motor penggerak ekonomi baru.

Pesan optimisme ini ditegaskan Bupati saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan di Pendopo Kecamatan Teluk Bayur, Sabtu (7/2/2026).

Strategi di Tengah Defisit

Bupati Sri Juniarsih blak-blakan mengenai kondisi keuangan daerah tahun 2026. Pemangkasan Dana Transfer Keuangan Daerah (TKD) memberikan efek domino yang cukup signifikan bagi pembangunan di tingkat kampung.

“Alokasi Dana Kampung (ADK) kita terkontraksi hebat, dari Rp320 miliar di tahun 2025 menjadi Rp145 miliar di tahun ini. Namun, keterbatasan ini harus kita jawab dengan inovasi, bukan dengan berdiam diri,” tegas Bupati.


Menghidupkan Kembali ‘Kota Tua’

Sebagai solusi, Sri Juniarsih fokus memoles Teluk Bayur yang memiliki nilai historis tinggi sebagai destinasi wisata unggulan. Revitalisasi bangunan bersejarah dan perbaikan infrastruktur pendukung mulai digenjot agar kecamatan ini mampu menjadi magnet wisatawan yang menyumbang Pendapatan Asli Kampung (PAK).

“Teluk Bayur itu unik, dia adalah ‘Kota Tua’ dengan segala histori yang tidak dimiliki daerah lain. Kita poles ini, kita padukan dengan ekonomi kreatif, maka hasilnya akan luar biasa bagi pendapatan masyarakat,” tambahnya.

Hilirisasi Ikan: Dari Jaring ke Produk Kemasan

Tak hanya pariwisata, sektor perikanan juga didorong naik kelas. Pemerintah tidak lagi hanya memberikan bantuan alat tangkap seperti perahu dan mesin ketinting, tetapi juga alat pengolahan pasca-panen.

Program pendukung yang disiapkan meliputi:

1. Bantuan Teknis: Mesin pengolahan ikan, dandang kukus, dan mesin pres plastik.
2. Standarisasi: Pendampingan sertifikasi Halal dan PIRT (Pangan Industri Rumah Tangga).
3. Target: Mengubah ikan segar menjadi produk olahan UMKM yang siap bersaing di pasar modern.


Kolaborasi CSR dan Jaminan Dana RT

Menutup penyampaiannya, Bupati mengajak seluruh perusahaan yang beroperasi di wilayah Teluk Bayur untuk lebih aktif menyalurkan Corporate Social Responsibility (CSR) guna menutupi celah anggaran pembangunan yang ada.

Di sisi lain, ia memberikan kabar baik bagi para penggerak di level bawah. “Walaupun anggaran pusat dipangkas, saya pastikan dana RT tidak akan dikurangi. Gunakan dana tersebut dengan maksimal untuk melayani warga,” pungkasnya.

(ton/hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.