APBD Berau Menyusut, DPRD Desak Pemkab Tegas Soal Dana CSR

oleh -69 views
Wakil Ketua Komisi III DPRD Berau, Ahmad Rifai dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Sambaliung, Sabtu (7/2/2026). foto Tono Arman Dimensinews.id

SAMBALIUNG, DIMENSINEWS – Wakil Ketua Komisi III DPRD Berau, Ahmad Rifai, mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau untuk lebih tegas dalam mengawal realisasi dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan yang beroperasi di wilayah Bumi Batiwakkal.

Hal ini ditegaskan Rifai dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Sambaliung, Sabtu (7/2/2026). Menurutnya, optimalisasi CSR menjadi solusi krusial di tengah merosotnya Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Berau.

CSR Sebagai Kewajiban Investasi

Rifai menekankan bahwa CSR bukanlah sekadar bantuan sukarela, melainkan kewajiban konstitusional perusahaan sebagai mitra pembangunan daerah.

“Itu kewajiban perusahaan yang harus dipenuhi. Dalam aturan investasi, sudah ada porsi yang dialokasikan untuk CSR. Ini adalah investasi untuk menjaga kesejahteraan masyarakat dan daerah,” tegas politisi tersebut.

DPRD menilai selama ini potensi dana CSR belum tergarap maksimal lantaran tata kelola pemerintah daerah yang dianggap belum profesional. Ia mendorong Pemkab Berau untuk memperkuat kelembagaan, baik melalui Forum CSR maupun keterlibatan stakeholder terkait.

“Perusahaan-perusahaan sebenarnya siap, tapi pengelolaan kita yang mungkin belum maksimal. Kita perlu tindak lanjut melalui rapat khusus, mengundang seluruh sektor mulai dari pertambangan, sawit, hingga perbankan untuk transparansi kewajiban mereka,” ujarnya.

Urgensi ketegasan pemerintah ini didasari atas kondisi keuangan daerah yang menurun drastis. Berdasarkan data yang dipaparkan, APBD Berau mengalami penyusutan signifikan. APBD Sebelumnya Rp 6 Triliun sedangkan APBD Saat Ini Rp 3,4 Triliun.

“Anggaran kita berkurang hampir separuh. Dana CSR adalah potensi besar untuk menutupi celah pembangunan tersebut. Kalau pemerintah tidak memanggil dan bersikap tegas, perusahaan akan cenderung abai,” tambah Rifai.

Panggil Pimpinan Pusat

Rifai berharap Bupati Berau menggunakan kewenangannya untuk mengundang para pimpinan tertinggi (President Director) perusahaan hingga ke Jakarta guna memastikan komitmen mereka terhadap pembangunan di Berau.

“Jangan hanya yang di Berau, panggil pimpinan pusat mereka ke sini. Saya yakin mereka siap membantu jika kita serius dan tegas,” pungkasnya.

(ton/hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.