IPPRISIA Kaltim dan Sekolah Rakyat 57 Samarinda Perkuat Pendidikan Inklusif

oleh -208 views
Ikatan Penata Persona Indonesia (IPPRISIA) Kalimantan Timur resmi menjalin kolaborasi strategis bersama Sekolah Rakyat Terintegrasi 57 Samarinda. foto dok IPPRISIA

SAMARINDA, DIMENSINEWS – Ikatan Penata Persona Indonesia (IPPRISIA) Kalimantan Timur resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Sekolah Rakyat Terintegrasi 57 Samarinda. Sinergi ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang berlangsung di Ruang Guru Sekolah Rakyat Terintegrasi 57, Jalan Untung Suropati, Jumat (20/2/2025).

Kerja sama ini difokuskan pada penguatan pendidikan inklusif, perlindungan anak, serta pemberdayaan masyarakat, khususnya bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera dan miskin ekstrem.

Ketua IPPRISIA Kaltim, Marliana Wahyuningrum, menegaskan bahwa kolaborasi ini bukan sekadar bantuan sesaat. Program yang dirancang akan berjalan selama enam bulan, mencakup aspek pendidikan formal maupun nonformal.

“Kami berkomitmen mendukung penguatan karakter dan kualitas pendidikan di Sekolah Rakyat. Kami berharap program yang disepakati dapat dijalankan dengan semangat kolaborasi dan prinsip saling menguntungkan (win-win),” ujar Marliana.

Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 57 Samarinda, Pahrijal, menyambut hangat inisiatif ini. Menurutnya, dukungan IPPRISIA sangat relevan dengan kebutuhan sekolah dalam meningkatkan kapasitas pendidik dan mentalitas murid.

Program ini juga melibatkan pendampingan dari trainer profesional, termasuk Master Trainer IPPRISIA Kaltim, Endro S. Effendi. Pendekatan yang digunakan dengan fokus pada penguatan karakter, mental, dan kesadaran diri bagi guru maupun peserta didik melalui pendekatan yang humanis dan aplikatif.

Penandatanganan MoU ini turut disaksikan oleh sejumlah pemangku kepentingan penting di Kota Samarinda, di antaranya, Kepala UPTD PPA Kota Samarinda, Violeta. Kabid Perlindungan Anak DP2PA Kota Samarinda, Sahidin. Kabid PAUD Dinas Pendidikan Kota Samarinda, Wita Royani.

Kehadiran para pejabat ini mempertegas dukungan pemerintah terhadap keberlangsungan Sekolah Rakyat sebagai garda terdepan dalam memutus mata rantai kemiskinan melalui jalur pendidikan.

Implementasi kerja sama ini disepakati bersifat fleksibel dengan mengikuti kalender akademik sekolah. Koordinasi intensif akan terus dilakukan, terutama saat memasuki masa libur sekolah, guna memastikan program tetap berjalan efektif saat tahun ajaran baru dimulai.

Melalui langkah ini, IPPRISIA Kaltim dan Sekolah Rakyat Terintegrasi 57 berharap dapat menciptakan ekosistem pendidikan yang inklusif, berdaya guna, dan berkelanjutan bagi masyarakat Samarinda.

(esf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.