Perairan Tropis, Sang “Orca” Menyapa Maratua

oleh -37 views
Paus Orca (Orcinus orca), sang predator puncak samudra yang identik dengan perairan dingin, menampakkan sirip ikoniknya di antara gugusan pulau tropis Kabupaten Berau. foto dok

MARATUA, DIMENSINEWS – Birunya perairan Maratua baru saja menyuguhkan pemandangan yang tak biasa, sebuah momen langka yang membuat jantung para penyelam berdegup kencang. Paus Orca (Orcinus orca), sang predator puncak samudra yang identik dengan perairan dingin, menampakkan sirip ikoniknya di antara gugusan pulau tropis Kabupaten Berau.

Kehadiran tamu agung ini bukan sekadar pemandangan alam, melainkan magnet baru yang siap melambungkan nama Maratua ke panggung dunia.
“Ternyata Sehebat Itu Maratua”

Kepala Bidang Bina Pengembangan Destinasi Pariwisata Disbudpar Berau, Samsiah, tak bisa menyembunyikan rasa bangganya. Baginya, kemunculan Orca adalah testimoni alam atas kualitas perairan Berau.

“Maratua kini semakin dikenal dunia karena kehadiran Orca. Promosinya menjadi luar biasa, orang-orang luar negeri mulai bertanya-tanya. Ternyata sehebat itu Maratua, sampai Orca pun memilih melintas di sini,” ujar Samsiah dengan nada optimis.

Berdasarkan komunikasi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), terungkap bahwa perairan Maratua memang merupakan jalur migrasi rahasia bagi paus pembunuh ini. Meski jarang terlihat, momen kali ini sangat spesial karena bertepatan dengan musim kunjungan wisatawan.
Impian Para Penyelam Menjadi Nyata.

Bagi komunitas penyelam (divers), bertemu Orca di alam liar adalah sebuah pencapaian tertinggi, layaknya menemukan “cawan suci” di bawah laut.

Magnet Wisatawan: Kehadiran Orca secara spontan meningkatkan daya tarik Maratua di mata penyelam mancanegara.

Kejutan Tak Terduga: “Banyak penyelam yang bermimpi bertemu mereka. Alhamdulillah, beberapa wisatawan kemarin beruntung bisa menyapa mereka langsung,” tambah Samsiah.

Di Balik Euforia: Sang Pengelana Samudra

Meski membawa kegembiraan, Disbudpar tetap memberikan edukasi yang realistis. Orca adalah pengelana sejati yang terus bergerak mengikuti arus migrasi.

“Kita tidak bisa terlalu berharap mereka akan menetap lama karena sifatnya yang bermigrasi. Namun, kehadirannya di bulan-bulan tertentu menjadi bonus yang tak ternilai,” jelasnya.


Maratua: Surga yang Tak Pernah Kehabisan Pesona

Tanpa Orca sekalipun, Maratua sebenarnya sudah menjadi “raja” di hati para petualang bawah laut. Dengan lebih dari 40 titik penyelaman, perairan ini menawarkan kekayaan yang sulit dicari tandingannya:

Kehadiran Orca hanyalah satu lagi bukti bahwa Maratua adalah permata mahkota pariwisata Kalimantan Timur. Kini, dunia telah berpaling ke Maratua, menunggu keajaiban apalagi yang akan muncul dari balik biru lautnya.

Koleksi Laut Maratua ada Tornado Barracuda, tampilannya ribuan ikan barakuda yang membentuk pusaran raksasa (Favorit utama), Ada Penyu Salah satu lokasi penyu hijau terbesar di dunia, Manta Ray yakni ikan pari raksasa di perairan dangkal serta terumbu karang Biodiversitas lengkap yang telah teruji melalui riset mendalam.

(ton/hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.