UPTD PSAD Pastikan Aspirasi Pedagang Segera Diteruskan ke Dinas Terkait

oleh -469 views
Kepala UPTD PSAD, Syaidinoor bersama pedagang. foto Toni Arman

TANJUNG REDEB, DIMENSINEWS – Menanggapi aksi protes ratusan pedagang terkait penerapan portal parkir elektronik, Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pasar Sanggam Adji Dilayas (PSAD) menyatakan akan segera melaporkan tuntutan tersebut kepada pihak dinas.

Kepala UPTD PSAD, Syaidinoor, dalam mediasinya menjelaskan bahwa pihaknya sebagai pelaksana lapangan hanya menjalankan instruksi dari Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) yang mengacu pada Perda dan Perbup yang berlaku.


Menjalankan Regulasi dan Arahan Pimpinan

Syaidinoor menegaskan bahwa posisi UPTD adalah kepanjangan tangan dari pemerintah daerah. Ia mengaku sudah memprediksi akan adanya reaksi dari para pedagang, namun pihaknya tetap harus menjalankan tugas sesuai panduan hukum.

“Kami di UPT hanya menjalankan arahan untuk mengimplementasikan Perda dan Perbup. Jika kami tidak melaksanakan perintah tersebut, justru kami yang dianggap bersalah secara administratif,” jelas Syaidinoor.

Ia menambahkan bahwa dinamika yang terjadi di lapangan akan menjadi bahan laporan evaluasi bagi para pimpinan di tingkat atas.

Sesalkan Aksi Perusakan Aset Negara

Meski memaklumi aspirasi pedagang sebagai hal yang wajar, Syaidinoor menyayangkan adanya tindakan anarkis berupa perusakan fasilitas portal parkir elektronik oleh oknum tertentu. Menurutnya, tindakan tersebut sudah masuk ke ranah pelanggaran hukum karena merusak aset milik pemerintah.

“Protes itu wajar, tapi jangan sampai melakukan perusakan. Tadi saya cek di lapangan, ada tindakan yang melanggar hukum. Jika terbukti ada oknum yang melakukannya, pihak keamanan akan menindaklanjuti sesuai prosedur,” tegasnya.

Sebagai solusi jangka pendek, UPTD PSAD berkomitmen untuk menjembatani komunikasi antara pedagang dengan Diskoperindag. Kejadian di lapangan, termasuk kondisi portal yang kini rusak, akan dilaporkan secara detail untuk mencari jalan tengah

“Kami akan segera melaporkan kejadian ini dan mengundang kembali perwakilan pedagang untuk mediasi secepatnya. Pada prinsipnya semua mendukung kemajuan pasar, tinggal bagaimana kita mencari solusi atas permasalahan yang ada sekarang,” pungkasnya.

(ton/hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.