Soroti Gerai Roti’O di RSUD Abdul Rivai, Anggota DPRD Berau: Lahan Parkir Itu Prioritas Utama

oleh -27 views
Gideon Andris

TANJUNG REDEB, DIMENSINEWS – Kehadiran gerai Roti’O di lingkungan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Abdul Rivai kini tengah menjadi sorotan. Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Berau, Gideon Andris, menyayangkan penempatan gerai tersebut yang diduga memakan lahan parkir kendaraan roda dua, di tengah peliknya persoalan ketersediaan lahan parkir di rumah sakit tersebut.

Gideon mengaku terkejut saat mengetahui beberapa bagian area parkir yang sudah terbatas justru digunakan untuk penempatan gerai komersial.

“Saya baru tahu ini. Kemarin sempat melihat, tapi saya tidak menyangka kalau posisinya memakan lahan parkir yang sebenarnya sudah sangat sulit bagi pengunjung,” ujar Gideon kepada awak media.

Krisis Lahan Parkir yang Belum Usai
Menurut Gideon, masalah parkir di RSUD Abdul Rivai bukanlah isu baru. Selama ini, masyarakat kerap mengeluhkan minimnya area parkir serta penerapan sistem parkir elektronik yang dinilai masih memerlukan evaluasi.

Ia menegaskan bahwa sebagai rumah sakit rujukan utama di Kabupaten Berau, pihak manajemen seharusnya lebih fokus mencari solusi atas keterbatasan akses, bukan justru mengurangi kapasitas parkir yang ada.

“Sangat disayangkan. Rumah sakit sebesar ini seharusnya memiliki lahan parkir yang layak. Saya merasa area itu jauh lebih bermanfaat jika tetap difungsikan sebagai tempat parkir,” tegasnya.

Desak Pengkajian Ulang Kebijakan
Meski begitu, Gideon menyampaikan bahwa pihaknya akan melakukan kroscek lebih lanjut di lapangan untuk memastikan kondisi teknisnya. Namun, ia secara tegas meminta pihak manajemen RSUD Abdul Rivai untuk meninjau kembali kebijakan tersebut.

Gideon menggarisbawahi beberapa poin penting bagi pihak RSUD:
• Kemitraan Boleh, Asal Bijak: Tidak ada larangan bagi rumah sakit untuk bermitra dengan pelaku usaha, namun jangan sampai mengorbankan fasilitas umum.
• Utamakan Kenyamanan Masyarakat: Setiap kebijakan harus didasarkan pada survei dan kajian matang mengenai dampaknya terhadap pelayanan publik.
• Fokus Solusi: Menemukan ruang parkir tambahan jauh lebih mendesak daripada menambah gerai di lahan yang sudah sempit.

“Kita sendiri kalau ke sana susah parkir. Jadi, kalau ditambah hal-hal seperti ini, tentu semakin menyulitkan. Tolong dikaji ulang, kenyamanan masyarakat harus menjadi prioritas utama,” pungkasnya.

(ton/hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.