Cokelat Berau Mendunia, 10 Ton Biji Kakao Premium Resmi Diekspor ke Prancis

oleh -1,344 views
Siap meluncur, sebanyak 10 ton biji kakao fermentasi premium resmi diekspor ke Prancis dalam seremoni pelepasan yang digelar di halaman Kantor Bupati Berau, Selasa (03/03/2026). foto Kominfo Berau

TANJUNG REDEB, DIMENSINEWS – Komoditas unggulan Kabupaten Berau kembali membuktikan taringnya di kancah internasional. Sebanyak 10 ton biji kakao fermentasi kualitas premium resmi diberangkatkan menuju Prancis dalam seremoni pelepasan di halaman Kantor Bupati Berau, Selasa (3/3/2026).

Ekspor ini bukan sekadar pengiriman rutin, melainkan simbol keberhasilan petani lokal dalam menembus rantai pasok industri cokelat dunia yang dikenal sangat selektif.

Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian sektor perkebunan ini. Ia berharap ekspor masif ini menjadi suntikan semangat bagi para petani untuk terus meningkatkan produktivitas.

“Kita bersyukur, sumber daya perkebunan Berau kini mampu menembus pasar internasional. Ini adalah bukti nyata bahwa komoditas kita memiliki daya saing global yang tinggi,” ujar Bupati.

Cita Rasa Unik yang Memikat Eropa
Kakao Berau memang bukan pemain baru dalam daftar cokelat terbaik. Memiliki karakter rasa unik dengan keseimbangan antara pahit dan asam segar, kakao Bumi Batiwakkal telah lama mencuri perhatian industri cokelat premium dunia.

Setelah sebelumnya dinobatkan sebagai biji kakao terbaik dalam ajang nasional SIAL Interfood, kini raksasa produsen cokelat asal Prancis, Valrhona, turut menaruh minat besar pada hasil bumi Berau.

“Ini peluang besar. Kita tidak hanya bicara soal ekspor biji kakao fermentasi, tapi juga potensi pengembangan produk olahan yang memiliki nilai tambah lebih tinggi,” tambahnya.

Keseriusan Pemkab Berau dalam mempromosikan kakao juga dibuktikan lewat keikutsertaan dalam ajang bergengsi Amsterdam Cocoa Week di Belanda baru-baru ini. Langkah tersebut dinilai strategis untuk memperkuat jejaring dagang di Benua Biru.


Strategi Agrowisata dan Penguatan UMKM

Di tengah kebijakan efisiensi anggaran pusat, Bupati menekankan bahwa kreativitas daerah dalam menggali Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjadi kunci. Ia melihat sinergi besar antara sektor perkebunan dan pariwisata melalui konsep Agrowisata Kakao.

“Ke depan, wisatawan tidak hanya datang untuk alamnya, tapi juga bisa melihat proses budidaya, fermentasi, hingga mencicipi produk cokelat asli Berau di tempatnya,” jelas Sri Juniarsih.

Untuk mendukung visi tersebut, Bupati mendorong Dinas Perkebunan meningkatkan standar fermentasi dan kapasitas petani. Di sisi lain, Diskoperindag diminta bergerak cepat membina UMKM agar mampu memproduksi olahan cokelat sebagai oleh-oleh khas daerah.

Apresiasi juga diberikan kepada PT KHASS selaku eksportir yang memfasilitasi pengiriman ini. Kerjasama ini diharapkan terus berkelanjutan untuk memastikan ekonomi kerakyatan di Kabupaten Berau terus berdenyut kencang melalui sektor perkebunan.

(wnf/hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.