Dedy: CFD Bukan Sekadar Ajang Olahraga Mingguan

oleh -199 views
Ketua DPRD Berau Dedy Okto Nooryanto, ketika acara pengukuhan pengurus Senam Sehat Pagi Ceria di area CFD . foto dok Dimensinews.id

TANJUNG REDEB, DIMENSINEWS – Kembali aktifnya kegiatan Car Free Day (CFD) di sepanjang Jalan Jenderal Ahmad Yani pasca-Ramadan mendapat apresiasi positif dari Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto. Kehadiran ribuan warga yang memadati kawasan tepian tersebut dinilai sebagai bukti kerinduan masyarakat akan ruang publik yang sehat dan rekreatif.

Dedy Okto Nooryanto mengungkapkan bahwa bagi dirinya, CFD memiliki makna yang lebih luas bagi daerah. Keberadaan ratusan peserta senam dari berbagai komunitas, seperti Senam Pagi Ceria, hingga menjamurnya lapak kuliner UMKM, menciptakan ekosistem sosial dan ekonomi yang sangat positif.

“Kami sangat senang melihat antusiasme warga tadi pagi. CFD bukan sekadar ajang olahraga mingguan, melainkan penggerak roda ekonomi kerakyatan dan ruang silaturahmi yang lengkap bagi keluarga,” ujar Dedy, Minggu (5/4/2026).

Namun, di tengah kemeriahan tersebut, Ketua DPRD Berau memberikan catatan penting bagi seluruh pengunjung. Ia menekankan bahwa kenyamanan CFD sangat bergantung pada kesadaran masyarakat dalam menjaga aset dan fasilitas pemerintah yang telah dibangun di sepanjang area tersebut.

Dedy mengimbau warga untuk turut serta memelihara preservasi jalan, median jalan yang tertata, hingga fasilitas panggung yang ada di kawasan CFD. Menurutnya, fasilitas publik tersebut dibangun menggunakan uang rakyat, sehingga masyarakat pula yang paling bertanggung jawab menjaga kelestariannya.

“Pemerintah sudah menyediakan fasilitas yang bagus, panggung, hingga taman di sepanjang median jalan. Saya berpesan kepada seluruh warga, mari kita nikmati fasilitas ini dengan rasa tanggung jawab. Jangan merusak tanaman di median jalan dan jangan mencorat-coret fasilitas yang ada,” tegasnya.

Selain masalah fisik bangunan, masalah kebersihan juga menjadi poin utama yang disorot oleh politisi ini. Ia meminta para pedagang dan pengunjung untuk disiplin dalam membuang sampah pada tempatnya agar kawasan Ahmad Yani tetap asri dan nyaman dipandang.

“Kebersihan adalah cermin budaya kita. Jika areanya bersih, kita semua yang berolahraga dan kulineran di sini juga akan merasa lebih nyaman. Mari kita jaga aset daerah ini agar tetap bisa dinikmati dalam jangka panjang,” pungkas Dedy.

(adv/dprd26/hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.