Ketua DPRD Berau Tekankan Sinergi Lintas Sektor Atasi Stunting

oleh -25 views
Dedy Okto Nooryanto bersama Wabup Gamalis dalam acara Pra Musrenbang Tematik Stunting Kabupaten Berau tahun 2026. Senin (6/4/2026) di Ruang Rapat RPJPD Bapelitbang, Jalan Apt Pranoto, Tanjung Redeb. foto Toni Arman Dimensinews.id

TANJUNG REDEB, DIMENSINEWS – Kehadiran Ketua DPRD Kabupaten Berau, Dedy Okto Nooryanto, dalam kegiatan Pra Musrenbang Tematik Stunting tahun 2026 menjadi sinyal kuat dukungan legislatif terhadap kesehatan generasi mendatang. Dalam acara yang digelar di Ruang Rapat Bapelitbang, Senin (6/4/2026) pagi, Dedy menegaskan bahwa pengentasan stunting tidak bisa hanya mengandalkan satu instansi semata.

Menurut Dedy, angka prevalensi stunting di Berau yang saat ini berada di angka 23,4 persen merupakan tantangan besar yang memerlukan “pengeroyokan” program dari tingkat bawah hingga atas.


Komitmen Bersama dari Kampung ke Kabupaten

Dedy Okto Nooryanto menyampaikan bahwa peran aktif seluruh stakeholder adalah kunci utama. Ia menyarankan agar integrasi usulan dari tingkat kampung, kelurahan, hingga kecamatan harus dikawal ketat agar selaras dengan perencanaan di tingkat kabupaten.

“Stunting ini adalah persoalan fundamental. Saya sangat menyarankan agar semua peran, mulai dari kader di tingkat kampung hingga kepala OPD di kabupaten, bekerja sama secara solid. Tidak boleh ada ego sektoral jika kita ingin mencapai target lima persen di tahun 2045,” tegas Dedy di sela-sela kegiatan.


Soroti Rendahnya Kunjungan ke Posyandu

Menanggapi data yang menunjukkan baru sekitar 40,06 persen balita yang melakukan pengukuran di SIGIZI KESGA, Ketua DPRD mendorong adanya inovasi untuk menarik minat orang tua membawa anaknya ke Posyandu.

Ia menilai, rendahnya tingkat kunjungan ke Posyandu menjadi kendala utama dalam mendeteksi dini risiko stunting pada anak.

“Kita harus jemput bola. DPRD siap mendukung dari sisi pengawasan dan kebijakan agar program-program seperti Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting dan PMT Lokal dapat menjangkau seluruh pelosok Berau dengan tepat sasaran,” tambahnya.


Optimisme Terhadap Aksi Konvergensi

Meskipun Berau saat ini berada di posisi terbawah dalam penilaian kinerja aksi konvergensi di Kaltim, Dedy optimis bahwa dengan evaluasi yang jujur dan kerja keras kolektif, peringkat tersebut bisa diperbaiki pada tahun 2026.

Dedy mengapresiasi keberhasilan Pemkab dalam menyelesaikan Web Bangda 100 persen dan masuknya Berau dalam 20 besar nasional untuk PMT lokal. Baginya, capaian ini harus menjadi pelecut semangat untuk bekerja lebih maksimal.

“Hasil Pra Musrenbang ini harus melahirkan rekomendasi yang konkret. Kami di legislatif akan memastikan setiap aksi konvergensi berjalan tepat waktu dan memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat Berau,” tutup politisi tersebut.

(adv/dprd26/hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.