Lantik 10 Ketua PKK Kecamatan, Sri Aslinda Gamalis: Mereka Adalah Ujung Tombak Pembangunan!

oleh -32 views
Ketua TP PKK Sri Aslinda Gamalis melantik 10 Ketua TP PKK sekaligus Ketua Tim Pembina Posyandu tingkat kecamatan. foto Toni Arman Dimensinews.id

TANJUNG REDEB, DIMENSINEWS – Gedung Balai Mufakat, Jalan Cendana, menjadi saksi penguatan garda terdepan pembangunan keluarga di Kabupaten Berau. Pada Rabu (8/4/2026) pagi, Ketua TP PKK Kabupaten Berau, Hj. Sri Aslinda Gamalis, SH, resmi melantik 10 Ketua TP PKK sekaligus Ketua Tim Pembina Posyandu tingkat kecamatan.

Pelantikan ini bukan sekadar seremoni perpindahan tongkat estafet kepemimpinan, melainkan langkah strategis dalam memperkuat pemberdayaan masyarakat hingga ke pelosok kampung.

Daftar Kecamatan yang Dilantik

Sebanyak 10 srikandi baru kini resmi memimpin di wilayahnya masing-masing, meliputi: Kecamatan Tanjung Redeb, Sambaliung, Kelay, dan Segah, Kecamatan Tabalar, Biatan, Batu Putih, dan Biduk-Biduk, Kecamatan Pulau Derawan dan Maratua.

Hadir menyaksikan momentum tersebut, Bupati Berau Sri Juniarsih Mas dan Wakil Bupati H. Gamalis, bersama jajaran pejabat OPD terkait.

Garda Terdepan di Denyut Nadi Masyarakat

Dalam pesan hangatnya, Sri Aslinda menegaskan bahwa PKK dan Posyandu adalah instrumen paling vital bagi pemerintah daerah.

“PKK dan Posyandu adalah ujung tombak. Keduanya merupakan garda terdepan yang bersentuhan langsung dengan denyut nadi kehidupan keluarga di tingkat paling dasar,” ungkap Sri Aslinda.

Melalui 10 Program Pokok PKK, ia meyakini organisasi ini mampu menjadi motor penggerak dalam urusan kesejahteraan, pendidikan, hingga kesehatan lingkungan. Sementara itu, Posyandu disebutnya sebagai wujud nyata pelayanan kesehatan dari rakyat untuk rakyat.
Fokus pada Ibu, Anak, dan Stunting

Lebih jauh, Sri Aslinda menyoroti peran krusial Posyandu dalam upaya preventif. Di sanalah benteng pertama untuk mencegah gizi buruk, menekan angka kematian ibu dan bayi, serta memerangi stunting di Bumi Batiwakkal diperkuat.

Layanan seperti imunisasi, penyuluhan gizi, hingga pemantauan tumbuh kembang balita harus menjadi prioritas utama para ketua yang baru dilantik.

Menutup arahannya, Sri Aslinda menaruh harapan besar agar para pengurus baru tidak hanya melanjutkan program lama, tetapi juga berani melahirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan wilayah masing-masing

“Segera lakukan konsolidasi dan susun program kerja yang realistis namun berdampak nyata. Komunikasi dengan semua pemangku kepentingan, mulai dari kabupaten hingga ke tingkat kampung, adalah kunci keberhasilan kita,” pungkasnya optimis.

(ton/hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.