Mutasi Besar Pemkab Berau, Elita Herlina: Kepala Dinas Jangan Terlalu Lama Adaptasi!

oleh -37 views
Sebanyak 11 pejabat Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama resmi dirotasi dalam prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan yang berlangsung khidmat di Gedung Balai Mufakat, Selasa (7/4/2026) lalu.

TANJUNG REDEB, DIMENSINEWS – Ketua Komisi I DPRD Berau, Elita Herlina, memberikan catatan krusial bagi para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang baru saja bergeser posisi dalam mutasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Berau. Elita menekankan bahwa penyegaran birokrasi ini harus dibarengi dengan akselerasi kinerja, bukan sekadar seremonial perpindahan jabatan.

Langkah ini menyusul kebijakan Bupati Berau, Sri Juniarsih, yang melantik sejumlah pejabat JPT Pratama dan Staf Ahli pada Selasa (7/4/2026). Elita menegaskan bahwa para pejabat tersebut merupakan figur berpengalaman yang seharusnya tidak lagi membutuhkan waktu lama untuk menyesuaikan diri.

Menurut Elita, jabatan selevel Kepala Dinas (Kadis) menuntut kematangan manajerial. Dengan rekam jejak kepemimpinan yang telah dimiliki, para Kadis dituntut untuk langsung melakukan konsolidasi internal tanpa jeda adaptasi yang panjang.

“Tidak ada waktu untuk beradaptasi terlalu lama. Pengalaman memimpin sudah cukup, jadi harus langsung fokus pada pencapaian program prioritas pemerintah daerah,” tegas Elita.

Ia berharap mutasi ini menjadi titik balik untuk meningkatkan performa instansi, terutama dalam menuntaskan program-program strategis yang selama ini belum berjalan optimal.

Elita memaparkan bahwa indikator utama keberhasilan para pejabat di posisi baru adalah kontribusi nyata dalam mengeksekusi visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Berau. Harapan legislatif dan eksekutif, menurutnya, berada pada frekuensi yang sama.

“Kita semua berharap mereka yang ditunjuk ini bisa memberikan kontribusi nyata terhadap eksekusi program kepala daerah yang telah direncanakan,” tambahnya.

Soroti Kursi Kosong yang Belum Terisi
Selain memberikan motivasi bagi pejabat baru, legislator perempuan ini juga melayangkan sorotan tajam terhadap sejumlah kursi pimpinan OPD yang masih kosong pasca-pelantikan tersebut. Elita mendesak agar jabatan strategis itu segera diisi oleh pejabat definitif.

Menurutnya, kekosongan pimpinan di instansi teknis dapat menghambat roda pemerintahan dan kualitas pelayanan publik jika dibiarkan terlalu lama. “Jabatan yang kosong harus segera diisi agar roda pemerintahan berjalan maksimal. Jangan sampai pelayanan masyarakat tersendat karena posisi pimpinan masih lowong,” cetusnya.

Menutup pernyataannya, Elita mengingatkan kembali jati diri setiap pejabat sebagai abdi negara. Ia menekankan bahwa kesiapan ditempatkan di mana saja harus dibuktikan dengan pencapaian target kinerja yang terukur.

“Di mana pun ditempatkan, harus siap dan bekerja dengan sebaik-baiknya. Komitmen menjalankan tugas adalah harga mati demi memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat di Bumi Batiwakkal,” pungkasnya.

(adv/dprd26/hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.