Kafe Menjamur di Setiap Sudut Kota, Diskoperindag Berau Bekali 30 Barista Lokal Keterampilan Profesional

oleh -33 views
elatihan yang digelar selama tiga hari (6–8 April 2026) di Story Mount Cafe ini diikuti oleh 30 peserta dari berbagai kampung di Berau. Langkah ini merupakan upaya nyata pemerintah daerah dalam mendorong lahirnya wirausaha baru di sektor ekonomi kreatif.

TANJUNG REDEB, DIMENSINEWS – Menjamurnya usaha kedai kopi dan kafe kekinian di Kabupaten Berau saat ini tidak hanya mengubah gaya hidup masyarakat, tetapi juga membuka peluang ekonomi besar. Menangkap momentum tersebut, Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau menggelar pelatihan barista untuk mencetak tenaga terampil yang siap bersaing.

Pelatihan yang digelar selama tiga hari (6–8 April 2026) di Story Mount Cafe ini diikuti oleh 30 peserta dari berbagai kampung di Berau. Langkah ini merupakan upaya nyata pemerintah daerah dalam mendorong lahirnya wirausaha baru di sektor ekonomi kreatif.

Meningkatkan Standar Kualitas Kopi Lokal

Saat ini, menu olahan kopi sangat mudah ditemui, mulai dari kafe permanen hingga lapak-lapak sederhana di pinggir jalan. Namun, menjamurnya usaha ini harus diimbangi dengan kemampuan meramu kopi (barista) yang mumpuni agar produk yang dihasilkan memiliki daya saing dan standar rasa yang terjaga.

Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita, menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan respon langsung terhadap dinamika pasar kopi di Bumi Batiwakkal yang terus tumbuh pesat.

“Tren konsumsi kopi terus meningkat dan ini menjadi peluang ekonomi yang harus dimanfaatkan. Melalui pelatihan ini, kami memberikan pembekalan teknis agar masyarakat memiliki kesiapan untuk berwirausaha dengan kualitas yang baik,” ujar Eva Yunita, Sabtu (11/4/2026) .

Bekal Kemandirian Bagi Generasi Muda
Para peserta tidak hanya diajarkan teori, tetapi juga praktik langsung mulai dari pengolahan biji kopi, teknik penyajian, hingga manajemen dasar usaha kafe. Narasumber yang dihadirkan pun merupakan praktisi lokal yang telah memiliki sertifikasi di bidangnya.

Eva menambahkan, tingginya minat pemuda dalam pelatihan ini menjadi sinyal positif bagi kemandirian ekonomi daerah. Pemerintah berharap para peserta tidak sekadar mengikuti tren, tetapi benar-benar mampu membangun usaha yang berkelanjutan.

“Kami ingin calon wirausaha baru ini berani membuka usaha sendiri, atau setidaknya memiliki standar keahlian untuk bekerja di kafe-kafe yang kini banyak muncul di Tanjung Redeb. Target kita adalah kemandirian ekonomi masyarakat Berau melalui sektor kreatif ini,” pungkasnya.

(hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.