Dekranasda Berau & PT PAMA Bangun Masa Depan UMKM dan Ekonomi Kreatif

oleh -500 views
penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Dekranasda Berau dengan kontraktor pertambangan, PT Pamapersada Nusantara (PAMA). foto Kominfo Berau

TANJUNG REDEB, DIMENSINEWS – Langkah besar diambil oleh Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Berau untuk memperkuat tatanan ekonomi kreatif di Bumi Batiwakkal. Pada Selasa (28/5/2026), di Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Dekranasda Berau dengan raksasa kontraktor pertambangan, PT Pamapersada Nusantara (PAMA).

Penandatanganan ini dilakukan Ketua Dekranasda Berau, Brigjen Pol (Purn) H. Edy Suswanto, bersama Dept Head CSR PAMA Berau, Faizal Imron Dyardono. Acara tersebut turut disaksikan oleh perwakilan Pemerintah Kabupaten Berau, Disbudpar, serta mitra sektor swasta lainnya.

Tiga Pilar Utama Kerjasama

Ketua Dekranasda Berau, Edy Suswanto, menegaskan bahwa kolaborasi ini bukan sekadar seremoni, melainkan sebuah rencana aksi yang menyasar tiga aspek krusial:

1.Pengembangan UMKM: Memperkuat kapasitas pelaku usaha kecil agar lebih mandiri.
2.Pemberdayaan Perajin Lokal: Melalui dana CSR, perajin akan dibina untuk menghasilkan produk unggulan yang lebih inovatif dan berdaya saing global.
3.Infrastruktur Ekonomi Kreatif: PAMA akan terlibat dalam pembangunan fisik, termasuk pembangunan rest area yang akan menjadi sentra promosi dan galeri penjualan produk kerajinan khas Berau.

“Pertama kita perkenalkan dulu sebagai buah tangan (hadiah). Jika mereka jatuh cinta dengan kualitasnya, pasar akan terbentuk dengan sendirinya,” ujar Edy dengan optimis terkait rencana membawa produk Berau ke kancah internasional.

Sementara itu, pihak PT Pamapersada Nusantara menyambut baik inisiatif ini. Faizal Imron Dyardono berharap kontribusi perusahaan dapat memberikan dampak berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat sekitar wilayah operasional.

Menurutnya, kualitas oleh-oleh atau produk kerajinan adalah pelengkap sempurna bagi pariwisata Berau yang sudah tersohor. Targetnya Wisatawan tidak hanya membawa pulang memori keindahan alam seperti Kepulauan Derawan, tetapi juga membawa pulang fisik budaya Berau melalui produk kerajinan tangan.

“Kami juga berharap kerjasama ini terus berjalan jangka panjang tanpa berhenti pada pelatihan semata,” pungkasnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.