Belum Ada Arahan Kemenhub, Bandara Kalimarau Siapkan Mitigasi Hantavirus

oleh -132 views
Kepala Badan Layanan Umum (BLU) Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas I Kalimarau, Patah Atabri. foto Toni Arman Dimensinews.id

TELUK BAYUR, DIMENSINEWS – Manajemen Bandar Udara (Bandara) Kalimarau mulai bersiap melakukan langkah mitigasi guna mengantisipasi penyebaran penularan Hantavirus. Langkah ini diambil menyusul laporan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI yang mencatat adanya 23 kasus Hantavirus di sembilan provinsi di Indonesia sepanjang periode 2024 hingga Mei 2026.

Kepala Badan Layanan Umum (BLU) Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas I Kalimarau, Patah Atabri, mengungkapkan bahwa hingga saat ini pihaknya memang belum menerima instruksi atau regulasi resmi dari kementerian terkait mengenai penanganan virus tersebut.

“Dari kami selaku regulator di bawah Kementerian Perhubungan belum ada arahan selanjutnya. Pihak Kesehatan Pelabuhan pun belum memberikan arahan khusus terkait Hantavirus,” ujar Patah saat dikonfirmasi, Sabtu (16/5/2026).

Kendati belum ada instruksi spesifik, Patah menegaskan bahwa pihak bandara tidak tinggal diam. Upaya koordinasi secara intensif terus dilakukan bersama sektor kesehatan untuk memperbarui data dan memantau perkembangan situasi di lapangan.

“Jika informasi dan regulasi resmi mengenai penanganan Hantavirus ini sudah diterbitkan, langkah-langkah pencegahan di area bandara akan langsung kami terapkan secara ketat,” imbuhnya.

Patah memastikan Bandara Kalimarau berkomitmen penuh untuk melakukan pengetatan pengawasan sebagai bentuk mitigasi agar virus tersebut tidak masuk melalui pintu gerbang transportasi udara Berau.

Di sisi lain, Pemerintah melalui Kemenkes menyatakan bahwa situasi penyebaran Hantavirus di Indonesia saat ini masih relatif terkendali. Masyarakat, khususnya calon penumpang udara, diimbau untuk tetap tenang, menjaga kebersihan, dan tidak panik.

Mengenal Apa Itu Hantavirus

Berdasarkan data medis, Hantavirus adalah kelompok virus yang utamanya ditularkan oleh hewan pengerat (tikus dan sejenisnya). Virus ini dapat memicu kondisi kesehatan serius pada manusia, seperti Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) yang menyerang paru-paru, atau Hemorrhagic Fever with Renal Syndrome (HFRS) yang mengganggu fungsi ginjal.

Berikut beberapa poin penting mengenai Hantavirus yang perlu diketahui:

Cara Penularan: Manusia dapat terinfeksi melalui kontak erat dengan urine, tinja, atau air liur tikus yang terinfeksi. Penularan paling sering terjadi ketika seseorang menghirup udara yang telah tercemar partikel virus (aerolisasi) dari kotoran tikus, atau melalui gigitan.

Gejala Awal: Mirip dengan gejala flu (flu-like symptoms), antara lain demam tinggi, sakit kepala, nyeri otot (terutama di bagian paha, punggung, dan bahu), lemas, serta terkadang disertai mual dan muntah.

Langkah Pencegahan:
* Menjaga kebersihan rumah dan lingkungan kerja agar tidak menjadi sarang tikus.
* Menutup rapat semua akses yang bisa menjadi pintu masuk tikus ke dalam bangunan.
* Menggunakan masker dan sarung tangan saat membersihkan area yang diduga menjadi tempat aktivitas tikus.
* Selalu mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir setelah beraktivitas.

(ton/hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.