Pemkab Berau Matangkan Kelengkapan Geopark untuk Pariwisata Berkelanjutan

oleh -189 views
Sekda Muhammad Said

TANJUNG REDEB, DIMENSINEWS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau mempercepat langkah strategis dalam mengembangkan sektor pariwisata berbasis edukasi dan konservasi alam (geowisata). Langkah nyata ini dilakukan guna menyambut kedatangan Tim Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang dijadwalkan menyambangi Bumi Batiwakkal pada minggu pertama Juli 2026 mendatang.

Kedatangan tim bentukan pemerintah pusat tersebut bertujuan untuk melakukan verifikasi terhadap sejumlah titik geosite bernilai tinggi yang masuk dalam kawasan Geopark Sangkulirang-Mangkaliat. Langkah ini dinilai krusial untuk membuka keran investasi hijau di sektor pariwisata masa depan Berau.

Sekretaris Daerah Kabupaten Berau, Muhammad Said, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil rapat koordinasi yang digelar bersama Kementerian ESDM baru-baru ini.

Secara keseluruhan, Geopark Sangkulirang-Mangkaliat memiliki sebaran sebanyak 15 titik geosite yang masuk dalam wilayah Kabupaten Berau, sementara 11 titik lainnya berada di wilayah Kabupaten Kutai Timur (Kutim).

“Kalau di Kutim itu ada 11 titik, kalau di Kabupaten Berau itu ada 15 titik. Termasuk misalnya yang di Biatan, kemudian di Kelay dan juga di Maratua,” ujar Said.


Investasi Berbasis Konservasi dan Edukasi

Walau mempunyai banyak titik geosite potensial yang bernilai investasi tinggi, Said menambahkan bahwa pada tahap awal kunjungan kali ini, Kementerian ESDM bersama Badan Geologi baru akan memprioritaskan verifikasi pada sebagian wilayah terlebih dahulu.

“Insya Allah, untuk di Kabupaten Berau, kehadiran tim dari Kementerian ESDM bersama Badan Geologi akan memverifikasi sebanyak 7 titik terlebih dahulu berdasarkan informasi yang diterima,” ungkapnya.

Pemerintah daerah menilai keberhasilan proses verifikasi ini sangat vital. Selain memperkuat legalitas status geosite di mata hukum, momentum ini diyakini mampu menjadi pemikat utama bagi para investor yang bergerak di bidang eco-tourism dan pariwisata berkelanjutan yang memadukan perlindungan alam dengan nilai edukasi bagi wisatawan.

Kesiapan Infrastruktur Pendukung
Menyikapi rencana kunjungan penting tersebut, Sekda Berau meminta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, terutama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), untuk bertanggung jawab penuh dalam mematangkan seluruh aspek teknis di lapangan.

Pihaknya menginstruksikan dinas pariwisata bersama instansi pendukung lainnya agar bergerak cepat mempersiapkan kelengkapan dokumen pendukung, fasilitas penunjang, hingga kesiapan aksesibilitas pada ketujuh titik yang akan dinilai. Kesiapan fasilitas ini akan menjadi cerminan keseriusan Berau dalam menyajikan destinasi kelas dunia yang aman, edukatif, dan lestari.

“Dan nanti dinas-dinas terkait, ya terutama dinas pariwisata akan menyiapkan kelengkapan-kelengkapannya,” jelas Said.

Melalui komitmen ini, Pemkab Berau menegaskan bahwa arah pembangunan pariwisata daerah kini bertumpu pada keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi melalui investasi dan penjagaan ruang ekologi secara berkelanjutan.

(adv/kom26/ton/hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.