Tertinggi di Indonesia, Guru Ngaji Diberi Insentif Rp 2 Juta per Bulan

oleh -130 views
Wakil Ketua DPW BKPRMI Kaltim Endro S Efendi (kiri) mengapresiasi Pemkot Bontang yang memberikan insentif kepada para guru ngaji.

BONTANG – Sebanyak 728 santri Taman Kanak-kanak Al-Qur’an (TKA), Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA), dan Ta’limul Qur’an Lil Aulad (TQA) mengikuti Wisuda Santri BKPRMI Kota Bontang Tahun 2026 yang digelar di Masjid Baiturrahman, Kompleks PT Pupuk Kalimantan Timur, Minggu (14/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni, Ketua DPD BKPRMI Kota Bontang Atim Prasojo, Wakil Ketua DPW BKPRMI Kalimantan Timur Endro S. Efendi, para ustaz dan ustazah, orang tua santri, serta sejumlah tokoh masyarakat.

Acara diawali dengan pemberian penghargaan kepada para wisudawan terbaik yang menunjukkan prestasi selama mengikuti pendidikan Al-Qur’an. BKPRMI Bontang juga memberikan apresiasi kepada para ustaz dan ustazah yang telah memenuhi standar kompetensi yang ditetapkan organisasi sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi mereka dalam membina dan mendidik generasi Qurani di Kota Bontang.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni menyampaikan apresiasi kepada BKPRMI, para guru ngaji, serta seluruh orang tua yang telah berperan dalam membentuk generasi Qurani. Menurutnya, pendidikan Al-Qur’an merupakan fondasi penting dalam membangun karakter anak-anak agar tumbuh menjadi generasi yang berakhlak mulia dan memiliki nilai-nilai keislaman yang kuat.

Suasana semakin hangat ketika Neni mengajak para santri berinteraksi secara langsung. Salah seorang santri dipanggil ke depan untuk menunjukkan kemampuan membaca Al-Qur’an serta menjawab sejumlah pertanyaan terkait doa-doa harian. Dengan penuh percaya diri, santri tersebut mampu menjawab seluruh tantangan yang diberikan dengan baik dan lancar.

Atas kemampuan yang ditunjukkan, Wali Kota Bontang memberikan apresiasi berupa hadiah uang tunai yang langsung diserahkan di hadapan para peserta. Momen tersebut disambut tepuk tangan meriah dari para hadirin yang memenuhi Masjid Baiturrahman.

Mewakili pengurus BKPRMI Kalimantan Timur, Wakil Ketua DPW BKPRMI Kaltim Endro S. Efendi menyampaikan bahwa wisuda bukanlah akhir dari proses belajar Al-Qur’an, melainkan awal dari perjalanan untuk terus membaca, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, keberhasilan para santri hari ini merupakan buah dari kerja sama antara guru ngaji, orang tua, dan lembaga pendidikan Al-Qur’an yang selama ini secara konsisten melakukan pembinaan.

“Anak-anak yang hari ini diwisuda adalah harapan masa depan umat dan bangsa. Jangan berhenti belajar setelah wisuda. Teruslah membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Endro S. Efendi juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Bontang atas perhatian yang diberikan terhadap pendidikan keagamaan, khususnya melalui program insentif bagi para guru ngaji. Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan bentuk penghargaan nyata terhadap para pendidik Al-Qur’an yang telah mendedikasikan waktunya untuk membangun karakter generasi muda.

Sementara itu, Ketua DPD BKPRMI Kota Bontang Atim Prasojo mengatakan wisuda santri merupakan momentum penting untuk memberikan penghargaan kepada para santri, guru, dan orang tua yang telah berjuang bersama dalam proses pendidikan Al-Qur’an.

Ia berharap para santri yang telah menyelesaikan jenjang pendidikan TKA, TPA, dan TQA dapat terus meningkatkan kemampuan membaca dan memahami Al-Qur’an serta menjadi teladan di lingkungan keluarga dan masyarakat.

Prosesi wisuda kemudian menjadi puncak acara. Satu per satu santri mengikuti prosesi pengukuhan sebagai tanda telah menyelesaikan tahapan pendidikan Al-Qur’an yang mereka tempuh. Suasana haru dan bangga tampak menyelimuti para orang tua yang menyaksikan putra-putri mereka mengenakan atribut wisuda dan menerima penghargaan atas capaian yang diraih.

Melalui kegiatan tersebut, BKPRMI Kota Bontang menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam mencetak generasi Qurani yang cerdas, berakhlak mulia, serta siap menjadi pemimpin masa depan yang membawa manfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat. (esf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.