Evakuasi Non-Kebakaran Mendominasi Capaian Semester I Disdamkarmat Berau

oleh -286 views
Disdamkarmat

TANJUNG REDEB, DIMENSINEWS – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Berau resmi merilis laporan hasil kegiatan untuk periode Januari hingga Juni 2026. Berdasarkan data yang dihimpun, instansi ini tercatat sangat produktif dalam menjaga keselamatan warga, mulai dari penanggulangan kebakaran, aksi penyelamatan non-kebakaran, hingga upaya pencegahan dini.

Kepala Disdamkarmat Kabupaten Berau, Rakhmadi Pasarakan, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh personel yang terus memegang teguh prinsip profesional, responsif, integritas, tangguh, dan humanis di lapangan.

“Komitmen kami adalah mewujudkan ‘Berau Aman’ dengan semboyan Sigap Melayani, Tanggap Menolong. Selama enam bulan pertama di tahun 2026 ini, petugas telah mencurahkan waktu dan tenaga demi merespons ratusan laporan dari masyarakat,” ujar Rakhmadi.

Berdasarkan data resmi Disdamkarmat Berau, berikut rincian detail penanganan kejadian sepanjang Semester I 2026:
Sektor Pemadaman (40 Kasus)

Tindakan pemadaman dan penanggulangan masih didominasi oleh kebakaran pemukiman. Rinciannya meliputi: kebakaran pemukiman: 22 kasus, kebakaran lahan: 11 kasus, kebakaran mobil: 3 kasus, penyiraman lahan: 2 kasus, kebakaran kabel PLN: 1 kasus, pengamanan aksi demonstrasi: 1 kasus, sektor Penyelamatan Non-Kebakaran (182 Kasus).

“Sektor penyelamatan menjadi lini yang paling sibuk sepanjang semester pertama ini, dengan total 182 kasus yang berhasil ditangani. Penanganan gangguan hewan liar menjadi yang paling menonjol,” ungkap Rakhmadi.

Kasus evakuasi dan penyelamatan tersebut terdiri dari evakuasi ular: 80 kasus, evakuasi sarang tawon: 45 kasus, pelepasan cincin: 20 kas, evakuasi biawak: 9 kasus, evakuasi kendaraan: 7 kasus, pencarian orang hilang: 4 kasus, Ppenanganan pohon tumbang: 4 kasus, vakuasi buaya, kucing, penemuan mayat, dan penanganan kunci mobil: masing-masing 2 kasus, penyelamatan bekantan, anjing, orang tenggelam, anak terkunci, serta pelepasan mata pancing: masing-masing 1 kasus, sektor Pencegahan (37 Kegiatan).

“Disdamkarmat tidak hanya berfokus pada penanganan darurat, tetapi juga gencar melakukan edukasi dan tindakan preventif,” jelasnya.

Rangkaian kegiatan pencegahan tersebut di antaranya: edukasi dan kunjungan TK/Yayasan: 14 kegiatan, water party edukatif tingkat SD: 8 kegiatan, dukasi dan penyiraman tingkat SMP: 4 kegiatan, pelatihan keselamatan: 4 kegiatan, penyiraman jalan: 1 kegiatan, engecekan alat proteksi kebakaran: 1 kegiatan

Selain penanganan dan pencegahan, Disdamkarmat Berau juga aktif dalam layanan publik, seperti fasilitasi permohonan narasumber, penerbitan izin keamanan, peminjaman perahu karet, serta peminjaman APAR dan armada mobil Damkar.

Di akhir penjelasannya, Rakhmadi mengimbau warga untuk selalu waspada terhadap potensi kebakaran di lingkungan pemukiman serta menghindari pembukaan lahan secara ilegal. Ia juga meminta masyarakat untuk tidak ragu menghubungi call center Disdamkarmat jika menghadapi situasi darurat non-kebakaran, seperti gangguan hewan berbisa maupun penyelamatan darurat lainnya.

(ton/hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.