Verifikasi Geopark Nasional, Sekda Berau Wajibkan Kawasan Wisata Bebas Sampah

oleh -28 views
Sekda) Berau, Muhammad Said

TANJUNG REDEB, DIMENSINEWS – Tim Verifikasi Nasional resmi memulai penilaian lapangan untuk verifikasi Geopark Sangkulirang-Mangkalihat di Kabupaten Berau, Selasa (7/7/2026). Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Berau menekankan bahwa faktor kebersihan di kawasan objek pariwisata menjadi salah satu indikator krusial yang menentukan keberhasilan verifikasi.

Tim penilai lintas sektor ini terdiri dari kalangan akademisi, guru besar Universitas Padjadjaran (Unpad)*, Universitas Hasanuddin (Unhas), serta Badan Geologi Nasional.

Sekretaris Daerah (Sekda) Berau, Muhammad Said, menyatakan bahwa seluruh pihak terkait harus bergerak cepat, terutama dalam menjaga kebersihan di titik-titik objek pariwisata yang menjadi pusat penilaian.

“Siang ini kami langsung ke kawasan pesisir. Kami pastikan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) hadir juga di lapangan. Jangan sampai saat tim verifikasi nasional menilai, sampah masih berhamburan di mana-mana, terutama di objek pariwisata,” tegas Sekda.

Ia menjelaskan bahwa penilaian kawasan geopark ini mencakup bentang alam karst yang sangat luas, mulai dari wilayah Kecamatan Biduk-Biduk hingga Kelay. Karena cakupan geografisnya yang masif, tata kelola lingkungan—khususnya penanganan sampah—menjadi tolok ukur utama bagi tim nasional.

“Yang dinilai itu bukan hanya keunikan geosite-nya saja. Banyak faktor lain, dan faktor utamanya adalah masalah sampah. Makanya pengelolaan lingkungan sekitar harus benar-benar bersih,” tambahnya.

Melalui komitmen kebersihan dan kesiapan infrastruktur ini, Pemkab Berau berharap seluruh rangkaian proses verifikasi lapangan dapat berjalan optimal guna mengantarkan kawasan Sangkulirang-Mangkalihat meraih predikat sebagai Geopark Nasional.

(ton/hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.