Sektor Pariwisata Bergeliat, Bupati Komitmen Jadikan Berau Surga Sport Fishing

oleh -99 views
Staf Ahli Bidang Pembangunan dan Perekonomian Setda Berau, Andi Marewangeng, saat membacakan sambutan tertulis Bupati Berau dalam pembukaan Berau Fishing Tournament Bupati Cup Season 2 Tahun 2026 di Kepulauan Derawan, Sabtu (11/7/2026). foto dok Diskominfo Berau

KEPULAUAN DERAWAN – Pemerintah Kabupaten Berau berkomitmen penuh menjadikan rute perairan Kepulauan Derawan dan Maratua sebagai surga bagi pencinta olahraga mancing (sport fishing). Langkah ini menjadi instrumen promosi strategis untuk mendongkrak perekonomian daerah, mulai dari peningkatan okupansi penginapan, kuliner, hingga jasa transportasi laut.

Komitmen tersebut ditegaskan oleh Staf Ahli Bidang Pembangunan dan Perekonomian Setda Berau, Andi Marewangeng, saat membacakan sambutan tertulis Bupati Berau dalam pembukaan Berau Fishing Tournament Bupati Cup Season 2 Tahun 2026 di Kepulauan Derawan, Sabtu (11/7/2026).

“Gelaran Bupati Cup Season 2 ini bukan sekadar kompetisi, melainkan instrumen promosi wisata yang efektif untuk menggerakkan sektor ekonomi masyarakat secara langsung,” ujar Andi Marewangeng di lokasi acara.

Sektor pariwisata bahari di Bumi Batiwakkal kembali bergelora dalam agenda tahunan yang dijadwalkan berlangsung selama dua hari hingga Minggu (12/7/2026) besok.

Tahun ini, antusiasme peserta melonjak tajam dengan keterlibatan 309 pemancing yang tergabung dalam 61 tim. Guna mendukung mobilitas para angler, panitia mengerahkan sedikitnya 57 kapal nelayan dan kapal wisata lokal yang berdampak langsung pada pendapatan masyarakat pulau.

Daya tarik perairan Berau bahkan sukses menarik perhatian internasional dengan kehadiran tim pemancing dari Malaysia. Selain itu, Tim Mancing Mania—komunitas petualangan pancing paling populer di Indonesia—juga ikut bersaing, yang diyakini akan mendongkrak eksposur keindahan bawah laut Kepulauan Derawan secara masif.

Di samping mematangkan promosi daerah, Pemkab Berau juga menekankan pentingnya menjaga kelestarian ekosistem laut selama perlombaan berlangsung. Seluruh peserta diwajibkan mematuhi aturan ketat, termasuk larangan merusak terumbu karang dan keharusan melepaskan kembali (catch and release) jenis biota laut tertentu yang dilindungi.

Melalui turnamen ini, perpaduan antara kompetisi olahraga yang sehat dan kampanye kelestarian lingkungan diharapkan mampu memperkuat citra Kepulauan Derawan sebagai destinasi ekowisata unggulan di kancah internasional.

(adv/pem26/wnf/hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.