Kebakaran Hanguskan Empat Rumah Besar di Tanjung Redeb

oleh -191 views
Kebakaran di Pulau Panjang Tanjung Redeb

TANJUNG REDEB, DIMENSINEWS – Musibah kebakaran melanda kawasan permukiman padat penduduk di Jalan Pulau Panjang, Tanjung Redeb, Minggu (12/7/2026). Amuk si jago merah dilaporkan melahap sedikitnya empat unit rumah berukuran besar yang difungsikan sebagai rumah kontrakan beberapa pintu.

Beruntung, kesigapan petugas gabungan yang didukung partisipasi aktif masyarakat membuat api berhasil dijinakkan sebelum merembet lebih luas ke bangunan lain.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Berau, Rakhmadi Pasarakan, menyampaikan bahwa laporan kebakaran pertama kali masuk sekitar pukul 11.40 WITA. Kondisi angin yang bertiup kencang di lokasi kejadian membuat api dengan cepat membesar, sehingga menyulitkan proses evakuasi awal.

Petugas membutuhkan waktu sekitar 1,5 jam untuk mengendalikan situasi, mulai dari melokalisasi titik api hingga tahap pendinginan.

“Proses pemadaman memakan waktu hampir satu jam setengah karena angin kencang. Petugas harus memblok pergerakan api secara tersebar,” ujar Rakhmadi.

Ia menambahkan, dugaan sementara penyebab kebakaran masih belum diketahui secara pasti dan hingga saat ini masih dalam proses penyelidikan pihak berwajib.

Meski pemadaman berjalan relatif lancar, Rakhmadi mengungkapkan bahwa personel di lapangan sempat menghadapi beberapa kendala teknis dan taktis. Di antaranya adalah akses jalan yang sempit serta keterbatasan jumlah nozzle (pipa semprot air).

“Sempat ada petugas yang dilaporkan menghirup asap tebal. Namun, beruntung langsung mendapatkan penanganan dari Palang Merah Indonesia (PMI) di lokasi dan kondisinya kini telah membaik,” ungkapnya.

Dalam upaya penanganan ini, Disdamkarmat Berau menurunkan sebanyak 10 unit mobil pemadam, yang terdiri dari dua unit milik BPBD dan delapan unit milik Damkar. Adapun personel gabungan di lapangan melibatkan sinergi dari BPBD, Damkar, Polres, Kodim, PMI, PLN, hingga warga sekitar.

“Kami sangat mengapresiasi sikap masyarakat setempat yang sangat tertib. Warga tidak menghambat jalur evakuasi, bahkan aktif membantu petugas menarik selang air di lokasi,” jelas Rakhmadi.

Meski demikian, ia menyayangkan adanya keterlambatan laporan dari warga. Petugas baru menerima informasi ketika api sudah terlanjur membesar. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk segera melapor jika melihat indikasi kebakaran, sekecil apa pun itu.

“Harapan kami, biar sekecil apa pun api, segera beritahu petugas. Walaupun misalnya sempat ditangani sendiri, tetap mohon diinformasikan agar kami bisa memastikan api benar-benar padam dan tidak membesar kembali,” pesannya.

Sebagai langkah antisipasi dini, Rakhmadi juga mengimbau masyarakat, terutama para pelaku usaha, untuk memiliki Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di tempat masing-masing demi mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

(ton/hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.