Cetak Petani Muda, Pemkab Berau dan PAMA Luncurkan Program PETARUNG

oleh -44 views

TANJUNG REDEB, DIMENSINEWS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau bersama PT Pamapersada Nusantara (PAMA) Cluster Berau memperkuat sinergi dalam mendukung ketahanan pangan daerah. Langkah ini diawali dengan pembukaan Sosialisasi dan Pelatihan PETARUNG PAMA (Petani Muda Tangguh untuk Ketahanan Pangan) di Ruang Sangalaki, Kantor Bupati Berau, Senin (13/7/2026).

Agenda strategis ini dirancang untuk mencetak generasi petani muda yang adaptif, inovatif, dan siap menghadapi tantangan sektor pertanian modern.

Acara dibuka oleh Bupati Berau Sri Juniarsih Mas yang diwakili Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Berau, H. Mustakim F. Suharjana. Hadir pula Plt Kepala Dinas Pangan Ir. Hj. Tenteram Rahayu, Plt Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan Ir. Endah Ernany Triariani, GM Support & Relation PT Berau Coal Cahyo Andrianto, CSR Section Head PT Pamapersada Nusantara Arif Setyo Nugroho, Dekan Universitas Muhammadiyah Berau Ir. Suwarno, serta perwakilan kepala OPD dan kepala kampung.

Fokus Regenerasi dan Penguasaan Teknologi
CSR Section Head PT Pamapersada Nusantara, Arif Setyo Nugroho, menjelaskan bahwa program PETARUNG PAMA merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan tanggung jawab sosial berbasis prinsip keberlanjutan atau Environmental, Social, and Governance (ESG).

Melalui Lembaga Pengembangan Bisnis (LPB) Tekad Berau yang berkolaborasi dengan Yayasan Astra, PAMA terus berupaya menguatkan sektor ekonomi masyarakat, termasuk pembinaan UMKM dan kelompok tani. Program PETARUNG PAMA hadir sebagai inovasi untuk menjawab tantangan regenerasi petani, dengan melibatkan 25 pemuda dari Kampung Labanan Jaya dan Labanan Makmur sebagai proyek percontohan.

“Program ini bukan sekadar pelatihan instan, melainkan proses pembinaan intensif yang menggabungkan penguatan pola pikir dan keterampilan teknis hingga akhir tahun. Harapannya, para peserta mampu tumbuh menjadi agropreneur yang menguasai pertanian modern, termasuk teknologi hidroponik,” ujar Arif.

Langkah PAMA ini mendapat apresiasi dari GM Support & Relation PT Berau Coal, Cahyo Andrianto. Menurutnya, persoalan minimnya minat generasi muda di sektor pertanian merupakan tantangan nyata yang dihadapi secara nasional.

“Ketahanan pangan akan menjadi isu strategis dunia. Karena itu, kami siap berkolaborasi bersama pemerintah daerah dan seluruh mitra untuk melahirkan program pemberdayaan yang mampu melahirkan petani muda sekaligus memperkuat sektor pertanian dan perkebunan di Berau,” tutur Cahyo.


Dukungan Penuh Pemerintah Daerah

Saat membacakan sambutan tertulis Bupati Berau, Asisten II Setda Berau H. Mustakim F. Suharjana menyampaikan bahwa Kabupaten Berau memiliki potensi agraria yang sangat besar. Potensi tersebut harus dikelola secara modern agar mampu meningkatkan kesejahteraan dan memperkuat ketahanan pangan daerah.

Pemkab Berau menegaskan komitmennya untuk terus memfasilitasi kemajuan sektor pertanian melalui peningkatan produksi, pengembangan kawasan, penyediaan sarana prasarana, hingga peningkatan kapasitas SDM.

“Kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha merupakan kunci utama. Program PETARUNG PAMA tidak hanya mengajarkan teknik bertani, tetapi juga membentuk karakter petani muda yang tangguh, kreatif, mampu memanfaatkan teknologi, membaca peluang pasar, serta mengembangkan usaha tani yang memiliki nilai tambah,” ungkap Mustakim.

Melalui program ini, para peserta diharapkan dapat memperluas wawasan, meningkatkan keterampilan, serta membangun jejaring usaha yang luas. Dengan demikian, akan lahir generasi petani muda profesional yang mampu menghasilkan produk berkualitas sekaligus menjadi motor penggerak kemandirian ekonomi di Bumi Batiwakkal.

(adv/pe26/wnf/hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.