Harganas ke-33 Kaltim di Berau, Soroti Peran Penting Ayah hingga Aksi Nyata Tekan Stunting

oleh -21 views
Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tingkat Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2026. Berlangsung meriah, dihadiri Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas'ud. foto Toni Arman Dimensinews.id

TANJUNG REDEB, DIMENSINEWS — Kabupaten Berau sukses menjadi tuan rumah Puncak Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tingkat Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2026. Berlangsung meriah, acara tahunan ini dihadiri Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, bersama jajaran Pemprov Kaltim dan Pemkab Berau, di SM Tower Tanjung Redeb, Kamis (23/7/2026).

Mengusung tema nasional “Ayah Wajib Hadir”, Harganas tahun ini membawa pesan mendalam tentang pentingnya keterlibatan emosional dan peran aktif figur ayah dalam pengasuhan serta tumbuh kembang anak.


Keluarga Fondasi Utama Pembangunan Daerah

Dalam sambutannya, Bupati Berau Sri Juniarsih Mas mengungkapkan rasa bangga atas kepercayaan yang diberikan kepada daerahnya. Ia menegaskan, Harganas tak boleh berhenti sekadar sebagai agenda seremonial, melainkan momentum meneguhkan komitmen pembangunan sumber daya manusia (SDM) dari tingkat paling dasar.

“Dari keluarga yang harmonis lahir anak-anak sehat dan berkualitas. Pembangunan daerah—mulai dari jalan, sekolah, hingga pelayanan kesehatan—pada akhirnya bermuara pada peningkatan kualitas hidup keluarga,” tegas Bupati.

Bupati juga secara khusus mengajak para ayah tidak sekadar berfokus mencari nafkah, tetapi hadir utuh sebagai pendidik, pelindung, sahabat, sekaligus teladan bagi anak-anak.

Guna mendukung hal tersebut, Pemkab Berau terus menggenjot berbagai program pro-keluarga. Langkah ini mencakup peningkatan layanan kesehatan ibu dan anak, penguatan fungsi Posyandu, edukasi remaja, pemberdayaan perempuan, hingga pencegahan stunting lewat pemenuhan gizi berbasis kolaborasi lintas sektor.


Sentilan Gubernur Kaltim: Tantangan Era Digital dan Peran Ayah

Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, memberikan apresiasi tinggi kepada Pemkab Berau, BKKBN, dan seluruh mitra kerja. Ia menyoroti pentingnya keterlibatan ayah sejak 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) sebagai penentu utama masa depan anak.

Rudy juga melempar sentilan terkait fenomena pengasuhan di era digital, di mana interaksi keluarga kerap terkikis oleh gawai (gadget).

“Era digital ini luar biasa tantangannya. Kita berada di rumah yang sama, tapi sibuk dengan gawai masing-masing. Komunikasi yang hangat adalah kunci. Keluarga yang kuat diawali dari komunikasi yang baik,” ujar Gubernur.

Aksi Nyata Tekan Stunting & Instruksi Khusus Operasional RS Baru
Mengingat angka stunting di Kalimantan Timur yang masih berada di atas rata-rata nasional, Gubernur memerintahkan langkah konkret di lapangan. Ia menginstruksikan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) serta Disperindagkop Kaltim untuk berkolaborasi menggelar gerakan pangan terjangkau.

Bentuk aksinya meliputi penyediaan:

🐟 Pasar ikan murah

🌾 Beras murah

🛍️ Sembako terjangkau di 10 kabupaten/kota se-Kaltim.

“Pemerintah Provinsi akan terus memberikan dukungan penuh untuk mengatasi stunting. Atas nama Harum, saya mendukung setiap kegiatan yang mampu mencegah maupun menurunkan angka stunting di Kaltim,” tambahnya.

Tidak hanya sektor pangan, Gubernur juga menegaskan komitmen Pemprov terhadap tiga Standar Pelayanan Minimal (SPM), yakni pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.

Secara tegas, ia menginstruksikan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemprov Kaltim untuk mengawal anggaran agar Rumah Sakit baru di Kabupaten Berau dipastikan dapat beroperasi penuh sebelum akhir tahun 2026.

Puncak Harganas ke-33 ini pun ditutup dengan penegasan komitmen bersama antara Pemprov Kaltim, Pemkab, BKKBN, TP-PKK, hingga dunia usaha untuk mewujudkan keluarga Kaltim yang sehat, mandiri, berkarakter, dan sejahtera.

(ton/hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.