Rayakan Hari Anak Nasional ke-42, Pemkab Berau Perkuat Komitmen Hadirkan Ruang Aman dan Bahagia untuk Anak

oleh -45 views
Aksi panggung SMP 005 Tanjung Redeb pada Hari Anak Nasional ke-42 di Tanjung Redeb. fotok Kominfo Berau

TANJUNG REDEB, DIMENSINEWS — Ruang Rapat RPJPD Bapelitbang Berau mendadak riuh dan hangat, Selasa (4/8/2026). Tawa, keceriaan, dan unjuk bakat anak-anak dari jenjang TK, sekolah inklusi (SLB), hingga SMA mewarnai Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 tingkat Kabupaten Berau.

Mengusung tema nasional yang menyentuh “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”, acara yang diinisiasi Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Berau ini menjadi pengingat bersama bahwa setiap anak Berau berhak tumbuh bahagia, aman, dan berani bermimpi.

Suasana semakin akrab saat Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan dan Kesra, Andi Marewangeng, hadir membuka acara mewakili Bupati Berau Hj. Sri Juniarsih Mas. Turut mendampingi, Plt Kepala DPPKBP3A Berau Drs. Warji, jajaran Forkopimda, perwakilan DPRD, pengurus Forum Anak, serta para guru dan orang tua yang setia mendampingi.

Menuju Kabupaten Layak Anak Kategori Nindya
Membacakan pesan hangat dari Bupati, Andi Marewangeng menyampaikan bahwa anak adalah titipan berharga sekaligus kunci masa depan daerah. Oleh karena itu, pemenuhan hak anak—mulai dari tumbuh kembang, pendidikan, hingga rasa aman—merupakan tugas bersama antara pemerintah, keluarga, sekolah, dan masyarakat.

“Alhamdulillah, Berau saat ini sudah mengantongi predikat Kabupaten Layak Anak (KLA) Kategori Madya. Tapi tentu kita tidak berhenti di sini. Yang paling penting, anak-anak kita—bahkan yang ada di pelosok kampung—benar-benar merasakan lingkungan yang ramah untuk mereka. Harapan kita bersama, tahun ini kita bisa naik ke Kategori Nindya,” ungkap Andi penuh optimisme.

Rumah Aman di Dunia Nyata dan Dunia Digital
Peringatan Hari Anak kali ini juga mengajak seluruh pihak untuk lebih peka terhadap tantangan zaman yang dihadapi anak-anak masa kini. Mulai dari isu perundungan (bullying), pernikahan dini, hingga bahaya tersembunyi di dunia maya.

Pemkab Berau mendorong hadirnya lingkungan yang suportif dan inklusif di mana pun anak berada: di rumah, sekolah, tempat bermain, hingga saat mereka berselancar di media sosial.

Tak lupa, pesan penuh kasih juga disampaikan langsung kepada para peserta muda yang hadir:

“Untuk anak-anakku tersayang, teruslah belajar dengan gembira, hormati orang tua dan gurumu, gunakan media sosial dengan bijak, dan jangan takut untuk bermimpi besar. Kalianlah calon pemimpin yang akan membawa Berau semakin maju,” tutur Andi disambut tepuk tangan riuh.


Bergerak Bersama Lewat Deklarasi Ruang Aman Anak

Sementara itu, Plt Kepala DPPKBP3A Berau, Drs. Warji, menjelaskan bahwa peringatan ini mengacu pada Surat Edaran Menteri PPPA No. 2 Tahun 2026 untuk menggemakan Gerakan Nasional Ruang Aman Anak.

Warji mengajak pemerintah tingkat kecamatan, kampung, hingga dunia usaha untuk ikut mengambil peran aktif menyediakan ruang-ruang publik yang ramah dan aman bagi anak-anak.

Sebagai penutup yang manis, seluruh tamu undangan dan peserta membacakan Deklarasi Ruang Nyaman dan Aman Bagi Anak—sebuah janji bersama untuk merawat senyum anak-anak Berau, agar tak ada satu pun dari mereka yang merasa terabaikan atau kehilangan hak masanya untuk berkembang.

(wnf/hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.