Bupati Berau Tinjau Karhutla di Poros Kelay, Perkuat Sinergi Penanganan

oleh -38 views
Bupati Berau Sri Juniarsih Mas tinjau lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Jalan Poros Kelay Kilometer 9, Selasa (18/8/2026). foto Diskominfo Berau

TANJUNG REDEB, DIMENSINEWS – Bupati Berau Sri Juniarsih Mas turun meninjau lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Jalan Poros Kelay Kilometer 9, Selasa (18/8/2026).

Peninjauan dilakukan bersama Wakil Bupati Berau H. Gamalis serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) guna memantau kondisi terkini dan memastikan penanggulangan di lapangan berjalan optimal.

Langkah ini diambil di tengah puncak musim kemarau yang melanda berbagai kawasan di Kalimantan Timur. Fenomena cuaca panas ekstrim dan penurunan intensitas curah hujan secara signifikan telah memicu lonjakan kasus karhutla di sejumlah tempat, tidak terkecuali di Kabupaten Berau.

Kondisi vegetasi yang mengering membuat lahan semakin rentan terendam kobaran api yang meluas cepat.Menyikapi situasi tersebut, Bupati Sri Juniarsih meminta seluruh pemangku kepentingan memperketat pengawasan, khususnya di wilayah rawan dan hamparan lahan luas. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak mengolah atau membersihkan lahan dengan cara dibakar.

Wabup Gamalis di lokasi Jalan Poros Kelay Kilometer 9,foto dok Diskominfo Berau

“Untuk sementara jangan membuka lahan dengan cara dibakar. Kondisi vegetasi yang sangat kering membuat api cepat menyebar dan sulit dikendalikan,” tegas Sri Juniarsih.Ia menambahkan, penanganan karhutla memerlukan keterlibatan lintas sektor mengingat keterbatasan armada pemadam di lapangan.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau memperkuat langkah terpadu bersama TNI, Polri, pelaku usaha, serta masyarakat guna merespons setiap titik api sedini mungkin.Sementara itu, Wakil Bupati Berau H. Gamalis menyoroti pentingnya kesiapan personel dan peralatan.

Ia meminta perusahaan swasta yang beroperasi di sekitar area rawan untuk berkontribusi aktif menurunkan bantuan operasional.“Bagi perusahaan yang memiliki perlengkapan dan personel pemadam, kami berharap dapat bergabung membantu petugas di lapangan.

Sinergi armada sangat menentukan kecepatan kita dalam mengendalikan kobaran api,” kata Gamalis.Selain pengerahan tim gabungan dan rencana rekayasa teknis, Pemkab Berau turut memfasilitasi persiapan shalat Istisqa sebagai bentuk ikhtiar spiritual menghadapi musim kering yang berkepanjangan. Peningkatan kesadaran bersama diharapkan mampu meminimalkan risiko bahaya kebakaran di seluruh wilayah Berau.

(wnf/hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.