Ancam Sektor Pangan dan Karhutla, Pemkab Berau Ajukan Modifikasi Cuaca ke BNPB

oleh -92 views
Bupati Berau Sri Juniarsih Mas

TANJUNG REDEB, DIMENSINEWS – Dampak kemarau panjang di Kabupaten Berau kian meluas. Selain meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla), penurunan pasokan air mulai mengancam ketahanan pangan daerah.

Guna mengantisipasi krisis yang meluas, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau mengajukan usulan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) atau hujan buatan kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menyatakan bahwa surat permohonan resmi telah disampaikan ke BNPB dan kementerian terkait, serta ditembuskan kepada Gubernur Kalimantan Timur, TNI, dan Polri. Pelaksanaan rekayasa cuaca rencananya akan melibatkan unsur TNI.

“Kami telah berkoordinasi dengan BNPB dan Pemerintah Provinsi Kaltim agar pelaksanaan hujan buatan dapat segera direalisasikan bersama TNI. Saat ini kami menunggu konfirmasi dari BNPB,” kata Sri Juniarsih, Kamis (20/8/2026).

Dampak kekeringan paling signifikan terlihat pada sektor pertanian, salah satunya di Kampung Labanan Jaya, Kecamatan Teluk Bayur. Dari total 118,7 hektare lahan tanam gadu tahun 2026, seluas 11,5 hektare mengalami gagal panen akibat ketiadaan air.

Kondisi tersebut memicu penurunan produktivitas tanaman secara drastis. Lahan yang tersisa hanya mampu menghasilkan rata-rata 3,19 ton per hektare, turun dari potensi normal yang mencapai 4,5 ton per hektare.

“Fenomena ini berpotensi mengganggu siklus musim tanam berikutnya apabila pasokan air hujan tidak kunjung turun,” jelasnya.

Di samping sektor hilir pertanian, vegetasi hutan yang mengering meningkatkan kerentanan karhutla. Bupati mengimbau masyarakat maupun pelaku usaha untuk tidak melakukan pembersihan atau pembukaan lahan dengan metode pembakaran.

“Kondisi lahan sangat rentan. Kami mengimbau seluruh pihak untuk menghindari aktivitas pembakaran lahan guna mencegah dampak kerugian yang lebih luas,” pungkasnya.

(ton/hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.