Suhu Capai 37°C, BMKG Berau Ungkap 339 Titik Hotspot

oleh -182 views
Kepala BMKG Berau, Ade Heryadi

TANJUNG REDEB, DIMENSINEWS – Stasiun Meteorologi Kelas II Kalimarau merilis data kondisi cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Berau per 22 Agustus 2026. Melalui laporan resmi tersebut, masyarakat dan pemangku kepentingan diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kekeringan meteorologis serta potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kepala BMKG Berau, Ade Heryadi, menjelaskan suhu udara maksimum meningkat signifikan hingga mencapai 37,0°C pada 22 Agustus 2026. Angka ini melonjak dari dua hari sebelumnya yang mencatatkan 36,5°C pada 20 Agustus dan 36,2°C pada 21 Agustus.

Berdasarkan pemantauan, terdeteksi sebanyak 339 titik panas (hotspot) yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Berau.

“Kecamatan Pulau Derawan menjadi wilayah dengan sebaran titik panas tertinggi, yakni mencapai 86 titik,” ungkap Ade.

Selain lonjakan titik panas, kondisi jarak pandang (visibility) saat ini menurun hingga berkisar 1,5–6 kilometer. Jarak pandang terendah menyentuh 1,5 km akibat fenomena udara kabur (present weather) berupa asap (smoke), kabut basah (mist), dan kabut asap (haze).

Sementara itu, angin permukaan bertiup dominan dari arah timur dengan kecepatan antara 0–13 km/jam.

“Hari Tanpa Hujan (HTH) berada dalam kategori Menengah, yakni 11–20 hari tanpa hujan sepanjang periode 1–20 Agustus 2026,” jelasnya.

Mengingat kondisi kekeringan yang makin intensif, BMKG Berau menegaskan imbauan tegas terkait pencegahan karhutla.

“Seluruh elemen masyarakat, perusahaan, dan pihak terkait dilarang keras melakukan pembakaran lahan maupun aktivitas apa pun yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan,” tegas Ade.

Pihaknya juga meminta masyarakat untuk terus memantau perkembangan cuaca dan peringatan dini secara real-time melalui saluran resmi BMKG.

(ton/hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.