Kepengurusan Baru PMI Berau Dilantik, Bupati Tekankan Penguatan Pelayanan dan Inovasi Donor Darah

oleh -52 views
Bupati Berau Sri Juniarsih Mas bersama pengurusan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Berau periode 2026-2029 resmi dilantik, foto dok

TANJUNG REDEB, DIMENSINEWS — Kepengurusan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Berau periode 2026-2029 resmi dilantik, dengan menetapkan Najemudin sebagai ketua. Momentum ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat peran PMI dalam memberikan pelayanan kemanusiaan, sekaligus merespons kebutuhan darurat masyarakat secara cepat, tepat, dan terukur.

Dalam sambutannya seusai pelantikan, Ketua PMI Berau, Najemudin, menegaskan bahwa amanah yang diemban jajarannya bukan sekadar tanggung jawab administratif organisasi. Lebih dari itu, hal tersebut merupakan komitmen nyata untuk memastikan kehadiran PMI di tengah masyarakat, terutama saat terjadi bencana maupun krisis pasokan darah.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Najemudin mengajak seluruh pengurus, anggota, dan relawan PMI Berau untuk memperkuat solidaritas internal serta membangun sinergi eksternal.

“Kita buka pintu komunikasi dan kolaborasi seluas-luasnya dengan pemerintah, dunia usaha, maupun organisasi kemasyarakatan. Mari kita jadikan PMI sebagai organisasi yang hadir, bergerak, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Najemudin.

Arahan Bupati: Siaga Darurat dan Kreativitas Program
Sementara itu, Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, turut menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran pengurus baru. Ia mengingatkan bahwa kepengurusan periode 2026-2029 memiliki tantangan yang tidak ringan, sehingga dituntut untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan kesiapsiagaan.

Menurut Bupati, kondisi alam saat ini—seperti cuaca panas ekstrem, kekeringan, hingga ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla)—membutuhkan respons cepat dan sinergi dari seluruh pihak.

“PMI memiliki posisi strategis dalam membantu pemerintah menangani persoalan sosial dan kemanusiaan. Saya yakin PMI mampu memberikan kemampuan terbaiknya melalui program-program kerja yang bermanfaat bagi masyarakat,” kata Sri Juniarsih.

Selain kesiapsiagaan bencana, kelancaran pasokan kantong darah turut menjadi sorotan utama. Bupati mengimbau PMI agar rutin menggelar kegiatan donor darah setiap bulan, sekaligus memperbarui informasi stok darah secara berkala agar pasien yang membutuhkan dapat tertangani dengan cepat.

Di tengah keterbatasan anggaran pemerintah daerah akibat kebijakan efisiensi, Sri Juniarsih juga menyarankan PMI untuk mengemas program donor darah secara lebih kreatif guna menarik minat pendonor baru.

“Silakan lakukan kegiatan-kegiatan yang inovatif dan kreatif. Kegiatannya bisa bersifat menghibur sekaligus menarik minat para pendonor, sehingga ketersediaan stok darah di Berau tidak sampai kosong,” pesannya.

Sebagai penutup, Bupati berharap agar seluruh jajaran PMI Berau dapat menjalankan tugas kemanusiaan ini dengan penuh keikhlasan dan kepedulian. “Keikhlasan dan kepedulian itulah yang akan menjadi kekuatan utama. Saya berharap PMI Berau ke depan semakin solid dan mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” pungkasnya.

(wnf/hel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.